
ILUSTRASI: Sebanyak 19 orang yang akan menggantikan anggota DPRD Kota Malang yang saat ini ditahan oleh KPK.
JawaPos.com - Sebanyak 19 orang yang akan menggantikan anggota DPRD Kota Malang yang saat ini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah terverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang. Ke-19 orang tersebut sudah melengkapi seluruh berkas dan sudah diserahkan ke DPRD.
Dari 40 kursi dewan yang saat ini kosong, baru 19 orang calon anggota dewan pengganti yang sudah terverifikasi oleh KPU. Nama-nama mereka pun telah diserahkan ke DPRD. 19 nama tersebut berasal dari fraksi PDI Perjuangan sebanyak 9 orang, partai Demokrat 5 orang, dan partai Golkar 5 orang.
Ketua KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan proses pemeriksaan terhadap nama-nama yang diserahkan oleh partai politik (parpol) dalam proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang ini. "Yang saat ini masih dalam proses pemberkasan KPU ada lima parpol," ujarnya ketika ditemui di Gedung DPRD Kota Malang, Jumat (7/9) petang. Yakni dari PPP, Nasdem, Gerindra, PKB, dan PKS dengan total berkas sebanyak 14 orang.
Untuk ke-14 orang tersebut, lanjutnya, masih menunggu beberapa dokumen pendukung. Seperti dokumen pendukung yang menyatakan jika anggota dewan sebelumnya telah meninggal dunia atau mengundurkan diri. "Kami tunggu sampai batas yang disepakati bersama. Kami dahulukan mana yang sudah, yang belum nanti kami pending," kata dia.
Zaenudin mengaku optimistis jika target pemberkasan PAW 40 orang anggota DPRD Kota Malang bisa terpenuhi sesuai rencana. Setelah seluruh nama terverifikasi, lanjut dia, nama-nama tersebut akan diserahkan ke Gubernur untuk ditandatangani dan selanjutnya akan dilantik pada Senin (10/9) mendatang. "Kami optimis sampai hari ini 33 berkas bisa selesai," kata dia.
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat untuk menangani permasalahan di Kota Malang, salah satunya dengan membentuk satgas PAW untuk memperlancar proses PAW. Tim tersebut sudah bekerja sejak kemarin, Kamis (6/9).
Ketika ditanya apakah satgas tersebut akan bekerja hingga besok, Zaenudin mengaku jika timnya siap. "Kami mengikuti saja. Kami siap andai sampai besok," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
