JawaPos Radar

41 Anggota DPRD Malang Jadi Tersangka, Cak Imin: Ini Pelajaran Penting

04/09/2018, 00:25 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKS) Muhaimin Iskandar
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKS) Muhaimin Iskandar (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi menetapkan 41 dari 45 Anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka. Kejadian ini tentu menjadi persoalan serius karena jumlah anggota dewan hanya tersisa 4 orang.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pun ikut angkat bicara terkait kejadian memalukan ini. Menurut Cak Imin, banyaknya jumlah tersangka harus menjadi pembelajaran serius untuk membenahi sistem kerja DPR.

"Ini pelajaran penting buat kita untuk membuat sistem pengelolaan kinerja DPR sehingga tidak memberi ruang kepada proses terjadinya di luar apa yang menjadi hak dan kewenangan dari DPRD," ujar Cak Imin di kantor PWNU Jatim, Surabaya, Senin, (3/9) malam.

Cak Imin pun juga mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak anggota DPR yang masih disibukkan dengan berbagai kegiatan yang di luar tanggung jawabnya. 

"Tentu beberapa kasus DPRD memprihatinkan dalam artian yang menjadi tugas pokok dan fungsi, artinya harusnya tidak ada lagi tambahan-tambahan yang bersifat di luar pokok dan fungsi," imbuhnya.

Wakil Ketua MPR itu menambahkan, salah satu yang perlu dibenahi yakni lobi-lobi politik anggota DPR yang selalu dilakukan dengan uang. Menurutnya, pola pikir semacam itu harus dirubah.

"Oleh karena itu lobi-lobi politik itu tidak harus dengan uang tapi harus dengan semangat mencari solusi. Kalau memang DPRD ini punya kinerja yang harus diatasi melalui APBN kenapa nggak melalui jalur yang resmi," pungkasnya.

(ce1/mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up