JawaPos Radar

Buntut Kasus DPRD Malang, Seluruh Ketua Parpol Dikumpulkan

Plt Wali Kota Malang Gelar Pertemuan Tertutup

05/09/2018, 23:33 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus DPRD Kota Malang
PERTEMUAN DADAKAN: Seluruh ketua parpol berkumpul pada pertemuan dadakan yang digelar Plt Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (5/8) malam. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Kota Malang bergerak cepat untuk kembali memulihkan kembali roda pemerintahan usai ditetapkannya 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka tindak pidana korupsi. Salah satunya mengadakan pertemuan mendadak dengan mengundang seluruh ketua partai politik (parpol) di Balai Kota Malang, Rabu (5/9) malam.

Usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo pada Rabu (5/9) siang, Plt Wali Kota Malang, Sutiaji langsung mengumpulkan seluruh ketua parpol untuk menyampaikan sejumlah instruksi guna kelanjutan roda pemerintahan Kota Malang. Setibanya di Malang sekitar pukul 20.00 WIB, Sutiaji didampingi Plt Ketua DPRD Kota Malang, Abdurrahman memimpin pertemuan tersebut.

Pertemuan yang digelar di ruang rapat kerja Wali Kota tersebut dilakukan secara tertutup dan berlangsung sekitar satu jam. 

Kasus DPRD Kota Malang
Plt Wali Kota Malang, Sutiaji (tengah) didampingi para ketua parpol usai melakukan pertemuan dadakan di Balaikota Malang, Rabu (5/9) malam.  (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

Sutiaji mengatakan, pertemuan ini merupakan kelanjutan dari apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur. Ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. "Satu, agenda partai bisa berjalan dengan baik. Kedua, jangan sampai ada layanan-layanan publik terganggu. Ketiga, partai ternyata mengambil sikap yang cepat bahwa keberadaan partai masih eksis dan menghormati saudara yang bermasalah (kasus korupsi)," ujarnya usai pertemuan, Rabu (5/9).

Keempat, lanjut dia, ada mekanisme partai yang mendesak parpol segera melakukan pergantian antar waktu (PAW). 

Sutiaji menyampaikan, nantinya akan dibentuk satgas yang terdiri dari partai, biro hukum provinsi, biro hukum kota, bagian pemerintahan provinsi, serta bagian pemerintahan Kota Malang, untuk membantu proses PAW. "Di Provinsi ada satgas, di kota pun ada satgas," kata dia.

Setelah ini, dirinya akan meminta sekretaris daerah (sekda) Kota Malang untuk menghubungi parpol terkait proses-proses PAW. Pasalnya, pelantikan PAW ditargetkan bisa terlaksana Senin (10/9) mendatang. "Target PAW Senin (10/9). Semoga bisa terpenuhi. Semua partai sudah sepakat ajukan PAW," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika menyampaikan, seluruh parpol sudah sepakat untuk segera lakukan tindakan cepat sesuai yang diinstruksikan oleh Gubernur. "Gubernur (ingin) percepat PAW. Target Senin (10/9) sudah bisa (lakukan pelantikan)," ujarnya.

Untuk saat ini, parpol yang sudah mengajukan nama-nama untuk PAW yakni PDIP dan PKB. Dari PDIP ada 9 orang. Sementara PKB ada 5 orang.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up