Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 01.30 WIB

Waspada Kekurangan Cairan Tubuh pada Anak dan Dewasa, Ini Tanda-tanda dan Penyebab Paling Umum

Ilustrasi tanda-tanda tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. - Image

Ilustrasi tanda-tanda tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi.

JawaPos.com - Ada sejumlah ciri-ciri saat tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Jika merasa haus, kamu sudah mengalami dehidrasi ringan dan jika tidak segera minum maka dapat menyebabkan tanda-tanda lain.

Siapa pun dapat mengalami dehidrasi tapi kondisi lebih serius bisa terjadi pada bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia (lansia). Kurang minum air menjadi salah satu penyebab tubuh kekurangan cairan.

Dehidrasi yang berkepanjangan bisa menyebabkan komplikasi serius. Penting mengetahui ciri-ciri tubuh kekurangan cairan agar dapat mencegah terjadinya risiko komplikasi.

Baca Juga: Jaga Hidrasi Selama Ramadhan! Ini 5 Minuman yang Bisa Mengembalikan Cairan Tubuh pada Saat Puasa

Tanda Tubuh Kekurangan Cairan pada Anak

Gejala dehidrasi bisa berbeda pada setiap usia. Dilansir Mayo Clinic, berikut tanda-tanda saat anak kekurangan cairan tubuh:

- Lidah dan bibir kering
- Tidak ada air mata saat menangis
- Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau popok tidak basah selama tiga jam
- Mata, pipi, dan atau titik lunak di atas kepala yang cekung
- Denyut jantung cepat
- Lemas atau menjadi rewel
- Kulit kering dan keriput
- Kulit yang tidak langsung rata kembali setelah dicubit.

Baca Juga: Tak Sekadar Memenuhi Cairan Tubuh, Air Murni Bagus untuk Detoks selama Puasa Ramadhan

Tanda Cairan Tubuh Kekurangan pada Dewasa

Adapun orang dewasa yang mengalami dehidrasi biasanya akan muncul gejala berikut:

- Rasa haus yang amat sangat
- Kelelahan dan lemas
- Pusing dan kebingungan
- Denyut jantung cepat tapi tekanan darah rendah
- Kurang buang air kecil
- Urine berwarna gelap
- Mulut kering dan atau batuk kering
- Kehilangan nafsu makan
- Kulit memerah atau kaki bengkak
- Kulit yang tidak langsung rata kembali setelah dicubit
- Mata atau pipi cekung.

Penyebab Kekurangan Cairan Tubuh

Selain kurang minum air karena lupa atau terlalu sibuk, dehidrasi terjadi dapat disebabkan oleh:

1. Diare dan Muntah

Kamu yang tiba-tiba mengalami diare parah bisa kehilangan banyak cairan dan mineral elektrolit dalam waktu sekejap. Apalagi jika diare disertai muntah, tubuh akan kehilangan cairan lebih banyak.

2. Demam

Makin tinggi suhu demam maka dehidrasi yang terjadi dapat makin parah. Kondisi ini bisa lebih serius jika demam disertai oleh diare dan muntah.

Tanpa demam pun, orang yang terkena pilek atau sakit tenggorokan cenderung enggan minum dan makan sehingga dapat mengalami dehidrasi.

3. Berkeringat

Tubuh kehilangan cairan lewat keringat. Penting untuk minum air saat cuaca panas dan setelah beraktivitas yang menghasilkan keringat untuk mengganti cairan yang hilang.

4. Obat-obatan

Sejumlah obat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil yang bisa mengakibatkan dehidrasi. Beberapa obatnya seperti obat diuretik dan obat tekanan darah.

5. Diabetes

Pengidap diabetes dapat mengalami dehidrasi. Hal ini karena ginjal tidak mampu menyaring dan menyerap kelebihan gula darah.

Komplikasi Akibat Kekurangan Cairan Tubuh

Dehidrasi bisa menyebabkan komplikasi serius seperti:

1. Masalah Saluran Kemih dan Ginjal

Dehidrasi yang terjadi terus-menerus dapat mengakibatkan infeksi saluran kemih, batu ginjal, bahkan gagal ginjal.

2. Kejang

Elektrolit seperti kalium dan natrium bantu membawa sinyal listrik dari sel ke sel. Kondisi elektrolit yang tak seimbang membuat sinyal yang dikirim akan bercampur sehingga menyebabkan otot menegang atau kejang.

3. Syok Hipovolemik

Syok Hipovolemik terjadi saat volume darah rendah mengakibatkan penurunan tekanan darah dan kadar oksigen dalam tubuh. Kondisi ini termasuk komplikasi dehidrasi paling serius yang bisa berakibat fatal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore