Tiongkok menghentikan semua impor makanan laut Jepang setelah negara tersebut memutuskan membuang limbah nuklir mereka ke laut lepas. (Reuters)
JawaPos.com - Tiongkok pada Jumat (25/8) resmi melarang semua impor makanan laut Jepang setelah negeri sakura itu membuang air limbah nuklir dari pembakit listrik Fukushima ke Samudera Pasifik. Tiongkok menyebut sikap Jepang merupakan tindakan egois dan tidak menghargai negara tetangga mereka.
Dikutip dari AP News, Jepang mulai membuang air limbah radioaktif terkontaminasi yang telah diolah ke Samudera Pasifik pada hari Kamis (24/8) kemarin. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengecam tindakan pembuangan limbah tersebut dan menyebut Jepang negara yang tidak bertanggungjawab.
Baca Juga: MA Batalkan Vonis Bebas Kasus Kanjuruhan, 2 Terdakwa Polisi Dihukum 2 Tahun dan 2,5 Tahun Penjara
Tiongkok mengatakan tindakan yang dilakukan Jepang bisa menghancurkan biota laut di Samudera Pasifik. Otoritas Bea Cukai Tiongkok siap menangguhkan impor produk akuatik yang berasal dari Jepang mulai Kamis (24/8) kemarin termasuk hewan akuatik yang dapat dimakan.
Keputusan tersebut diambil untuk secara komprehensif mencegah resiko keamanan pangan dari kontaminasi radioaktif yang disebabkan oleh pembuangan air limbah nuklir dari Fukushima ke laut.
Baca Juga: Kritik Pecco untuk Regulasi Baru Ban MotoGP
Tindakan ini diyakini dapat mengancam konsumen kesehatan rakyat Tiongkok dan tidak bisa menjamin keamanan makanan impor.
Beijing telah menangguhkan semua impor makanan pada 10 dari 47 prefektur di Jepang pada bulan Juli, dan Hong Kong juga mengikuti banned tersebut karena tindakan Jepang.
Dikutip dari The Guardian, Data Bea Cukai menunjukkan Tiongkok mengimpor makanan laut senilai lebih dari 500 Juta US Dollar dari Jepang tahun lalu.
Baca Juga: Tembus Perempat Final pada Partisipasi Perdana *Apriyani/Fadia Kalahkan Wakil Korea Selatan
Pada tahun 2011, tiga reaktor di fasilitas Fukushima hingga Daichi di timur laut Jepang mengalami kehancuran setelah gempa besar dan tsunami yang menewaskan sekitar 18.000 orang.
Sejak saat itu, operator pembangkit listrik TEPCO telah mengumpulkan 1,34 juta meter kubik air yang terkontaminasi saat mendinginkan reaktor yang rusak bersama dengan air tanah dan hujan yang merembes ke dalamnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
