
Ilustrasi ribuan pelamar kerja untuk posisi manajer koperasi desa merah putih. (AI)
JawaPos.com - Seleksi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026 resmi memasuki babak paling krusial. Ribuan pelamar yang lolos verifikasi berkas kini bersiap menghadapi rintangan utama, yakni Tes Potensi Kognitif berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Tahapan ini merupakan penyaring utama. Hanya peserta dengan kemampuan analisis tajam dan logika kuat yang akan dipilih untuk memimpin ekonomi di tingkat desa. Mengingat standar yang tinggi, memahami karakteristik soal menjadi kunci agar tidak tereliminasi di tengah jalan.
Apa Itu CAT dan Mengapa Digunakan?
Dikutip dari berbagai sumber, Computer Assisted Test (CAT) adalah sistem seleksi menggunakan alat bantu komputer untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar. Penggunaan CAT memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan akuntabel.
Sistem ini pertama kali dipopulerkan di Yogyakarta untuk seleksi CPNS sejak 2014 dan terbukti efektif menekan praktik kecurangan. Dengan CAT, seluruh aksi peserta saat mengerjakan soal termonitor langsung oleh sistem, sehingga mempermudah pengawasan dan audit.
Struktur Ujian dan Ambang Batas Lolos
Tes CAT Manajer Koperasi Merah Putih bersifat menggugurkan. Peserta tidak hanya dituntut untuk sekadar lulus, tapi harus menempati peringkat teratas agar bisa lanjut ke tahap Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT).
Dikutip Radar Jember (Jawa Pos Group), peserta yang lolos administrasi wajib menaklukkan ambang batas (passing grade) 110 pada Tes Potensi Kognitif untuk bisa masuk ke pemeringkatan 3 kali jumlah formasi.
Ujian akan berlangsung selama kurang lebih 50 menit yang terbagi menjadi dua materi besar:
- Tes Potensi Kognitif: Terdiri dari 6 subtes yang meliputi kemampuan bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang, dan bentuk.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
