Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses tembus ke perempat final Kejuaran Dunia.
JawaPos.com – Andalan ganda putri Indonesia sukses menggenggam tiket ke babak perempat final Kejuaraan Dunia 2023.
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tadi malam (24/8) di Royal Arena menundukkan wakil Korea Selatan Baek Ha-na/Lee So-hee straight game 21-12, 21-14. Tembus delapan besar kejuaraan dunia merupakan capaian terbaik Apriyani/Fadia.
Sayangnya, langkah Apriyani/Fadia ini tak diikuti rekannya, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia C. Pratiwi. Ana/Tiwi, sapaan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia C. Pratiwi, kalah oleh pasangan Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai rubber game 14-21, 21-17, 19-21.
Yang bikin menyesakkan Ana/Tiwi, pada game ketiga mereka sempat unggul 18-13 sebelum kemudian takluk 19-21.
Nah, di babak delapan besar hari ini (25/8), Apriyani/Fadia akan bertemu pemenang laga antara Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) versus Li Wenmei/Liu Xuanxuan (Tiongkok).
Rekor pertemuan Apriyani/Fadia dengan Yuki/Sayaka tidak berpihak buat wakil Indonesia. Dua kali bersua, dua kali Apriyani/Fadia kalah. Sementara melawan Li/Liu, Apriyani/Fadia belum memiliki rekam jejak pertemuan.
Menembus perempat final kejuaraan dunia ini cukup melegakan Apriyani/Fadia. Sebab, per 22 Agustus, keduanya berada di ranking ke-12 untuk kategori race to Olympic.
Keduanya mengemas 34.623 poin. Sejak Mei lalu saat race to Olympic dimulai, prestasi terbaik Apriyani/Fadia adalah delapan besar Malaysia Masters dan Indonesia Open.
Sementara itu, di ganda campuran, tiga wakil Indonesia tersisih di babak 16 besar. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari ditundukkan wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 12-21, 19-21.
Dejan Ferdinansyah/Gloria E. Widjaja harus mengakui unggulan pertama asal Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong 14-21, 9-21. Lalu, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati kalah oleh wakil Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino 14-21, 17-21.
”Belajar dari pertemuan sebelumnya, kami sebenarnya sudah cari celah terus. Semoga di pertemuan ke depan, kami bisa tembus,” ucap Rinov dalam surel PP PBSI.
”Selain itu, kami tak boleh panik. Saat tertinggal, harus terus berusaha untuk mencari celah dan lebih tenang,” tambah Pitha, rekan Rinov.
Hingga pukul 21.30 WIB tadi malam, wakil Indonesia yang masih berlaga adalah Gregoria Mariska Tunjung, Hendra Setiawan/M. Ahsan, dan Bagas Maulana/M. Shohibul Fikri. Di ganda putra, Daniel Marthin/Leo Rolly Carnando kalah oleh Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) 15-21, 21-19, 9-21.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
