
Photo
JawaPos.com - Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Arema FC. Sanksi yang diberikan terkait kericuhan yang terjadi saat tim Singo Edan berhadapan dengan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/4) lalu. Hukuman yang diterima Arema berupa sanksi dan denda dengan total Rp 300 juta.
Manajemen Arema FC sudah menerima salinan surat sanksi itu pada Kamis (19/4) malam. Setidaknya ada dua surat yang diberikan. Surat pertama bernomor 022/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018 berisi keterangan tentang tingkah laku buruk suporter yang berakibat denda Rp 250 juta.
Sedangkan surat kedua dengan nomor 023/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018, berisi keterangan tentang tingkah laku buruk panitia pelaksana pertandingan. Poin dalam surat ini menyebutkan bahwa Panitia Pelaksana (Panpel) gagal memberikan rasa nyaman pada perangkat pertandingan.
Selanjutnya terjadi pelemparan botol dan sepatu yang mengakibatkan terlukanya pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. Belum berhenti di situ, kesalahan lain adalah karena ada penyalaan flare dan turunnya penonton ke lapangan. Dalam surat tersebut Panpel Arema FC dikenai denda 50 juta rupiah.
Tak hanya denda, Panpel juga dihukum penutupan sebagian tribun stadion yakni di tribun timur. Penutupan sebagian tribun penonton ini dilakukan saat melawan Persipura Jayapura pada 27 April dan menjamu PSM Makassar pada 13 Mei mendatang.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan manajemen Arema FC menerima sanksi yang diberikan Komdis. Rencananya, manajemen akan berkirim surat terkait teknis hukuman tentang penutupan tribun timur dalam dua pertandingan.
“Kami istikomah. Cuma akan berkirim surat teknis sebagian tribun timur yang dimaksud seperti apa teknisnya,” ujar Sudarmaji.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Arema FC, Iwan Budianto juga menyampaikan menerima sanksi yang dijatuhkan tersebut. Selaku CEO, pihaknya akan bertanggung jawab atas kelalaian yang dilakukan.
"Kami manajemen Arema menerima apa pun hukuman seperti klub sebelumnya atau lebih berat. Dan kami tidak akan banding," tegas Iwan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
