
Iwan Budianto menyesal dengan kericuhan di kanjuruhan dan meminta maaf.
JawaPos.com - Tak ada satu klub yang ingin melihat suporternya terlibat kericuhan. Begitu pula dengan manajemen Arema FC yang melihat langsung kericuhan di dalam Stadion Kanjuruhan akhir pekan lalu. Akibat kericuhan tersebut, satu orang suporter Arema harus meregang nyawa.
Manajemen Arema pun sudah mengakui lalai hingga terjadinya kericuhan dalam laga Arema kontra Persib, Minggu (15/4) lalu. Dengan jantan, manajemen Arema mengakui kelalaian tersebut dan meminta maaf. Manajemen pun siap bertanggung jawab penuh.
Chief Executive Officer (CEO) Arema FC Iwan Budianto, menyebut ada dua penyebab utama yang memicu munculnya kericuhan yang dilakukan suporter. Pertama, pihaknya terlalu menganggap remeh masalah apa yang bisa atau mungkin terjadi dalam sebuah pertandingan.
"Sejujurnya, kami menganggap kedewasaan Aremania itu (sudah) sangat tinggi. Jadi kami terlalu rendah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi seperti ini," terang Kepala Staf Ketua Umum PSSI itu, Kamis (19/4). "Itu kelalaian yang harus kami akui."
Kedua, ada tindakan yang melebihi batas yang dilakukan match steward. Manajemen Arema meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh match steward selaku aparat awal yang menangani pitch invasion.
Menurut Iwan, apa yang dilakukan oleh match steward melebihi batasan-batasan yang telah diberikan. Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan sanksi kepada match steward. Sehingga diharapkan ke depannya tidak ada lagi tindakan
"Kami mengakui ada kelalaian dari aparat kami. Selaku CEO saya minta maaf," tutup Iwan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
