
Tesla Menarik Kembali Hampir Semua Kendaraan yang beredar di AS./ tesmanian.com
JawaPos.com - Tesla melakukan penarikan kembali lebih dari 2 juta kendaraan di Amerika Serikat yang dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi Autopilot setelah regulator keselamatan federal menyatakan adanya masalah keselamatan.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) telah menyelidiki Tesla selama lebih dari dua tahun terkait kekhawatiran bahwa Autopilot tidak cukup memastikan bahwa pengemudi selalu memperhatikan saat menggunakannya.
Penarikan kembali ini, merupakan kali terbesar dalam sejarah Tesla, yang tampaknya mencakup hampir semua kendaraan perusahaan yang berada di jalan-jalan Amerika Serikat.
Dikutip dari Channelnewsasia Kamis (14/12), Elon Musk dan timnya dihadapkan pada tekanan untuk meningkatkan keamanan sistem Autopilot dalam upaya mengatasi permasalahan keselamatan yang diidentifikasi oleh otoritas regulasi.
Dalam pengajuan penarikan kembali, Tesla mengakui bahwa kontrol sistem perangkat lunak Autopilot mungkin tidak cukup untuk mencegah penyalahgunaan pengemudi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Pejabat Administrator NHTSA, Ann Carlson, memberikan pujian kepada Tesla atas keputusan penarikan Autopilot, menyebutkan bahwa temuan mereka menunjukkan kurangnya perhatian pengemudi saat sistem aktif.
Carlson menyatakan bahwa setelah melihat serangkaian kecelakaan fatal yang melibatkan Autopilot, NHTSA memulai penyelidikan keselamatan pada Agustus 2021 dengan tujuan mengatasi isu tersebut. Saham Tesla merosot 2,8 persen menjadi US$230,42 pada Rabu sore setelah pengumuman penarikan kembali tersebut.
Autosteer, sebagai salah satu komponen Autopilot Tesla, berfungsi mempertahankan kecepatan atau jarak tertentu dan menjaga kendaraan pada jalurnya.
Meskipun Tesla tidak setuju dengan analisis NHTSA, perusahaan tersebut berkomitmen untuk menerapkan pembaruan perangkat lunak melalui udara, menambahkan kontrol dan peringatan tambahan pada kendaraan terdampak untuk mendorong pengemudi mematuhi tanggung jawab mengemudi saat Autosteer aktif.
Tesla hingga kini belum memberikan informasi lanjutan mengenai penarikan di luar AS atau rincian lebih lanjut tentang perlindungan baru.
Penyelidikan NHTSA yang dimulai pada Agustus 2021 menyoroti kecelakaan dengan kendaraan darurat, dan meskipun Tesla menyatakan desain unik Autopilotnya dapat menyebabkan keterlibatan pengemudi dan kontrol yang tidak memadai, belum jelas apakah Tiongkok akan menuntut penarikan kendaraan tersebut.
Menurut Bryant Walker Smith, seorang profesor hukum, perbaikan yang hanya dilakukan pada perangkat lunak dapat memiliki keterbatasan, dan penarikan kembali ini tampaknya menempatkan tanggung jawab besar pada pengemudi manusia daripada pada sistem yang memfasilitasi penyalahgunaan.
Donald Slavik, seorang pengacara yang mewakili banyak orang yang menggugat Tesla terkait cacat Autopilot, menyatakan bahwa beberapa yurisdiksi, termasuk California, dapat memperbolehkan penggugat menggunakan penarikan kembali NHTSA sebagai bukti dalam tuntutan mereka, namun penggugat tetap harus membuktikan cacat yang terlibat dalam penarikan kembali tersebut sebagai penyebab kecelakaan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
