Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2023 | 13.05 WIB

Diklaim Siap Saingi Tesla Versi Roda Dua, Ola Electric Skuter Listrik Asal India Alami Lonjakan Penjualan Drastis

Skuter listrik hasil produksi ola electric yang digadang-gadang siap saingi Tesla./Ola Electric - Image

Skuter listrik hasil produksi ola electric yang digadang-gadang siap saingi Tesla./Ola Electric

Jawapos.com – Ola Electric merupakan sebuah perusahaan asal India milik Bhavish Aggarwal yang memproduksi skuter listrik.

Baru-baru ini, perusahaan tersebut alami lonjakan penjualan drastis sejak diluncurkan beberapa tahun lalu. Perusahaan ini diklaim akan menyaingi Tesla versi roda dua.

Sang pencetus, Aggarwal mengatakan, bahwa ia sedang berlomba dengan Tesla milik Elon Musk dalam meluncurkan jutaan skuter listrik demi masa depan yang lebih bersih.

Perusahaan Ola Electric memiliki tujuan menghilangkan mesin pembakaran internal (ICE) dari India. ICE yang digunakan oleh banyak kendaraan roda dua di India ini, telah menyebabkan polusi hebat di negara tersebut.

“Kami akan mengakhiri era ICE,” ujar pria berusia 38 tahun tersebut kepada Reuters.

Perusahaan India ini sedang menuju pencatatan pasar saham setelah penjualan e-skuternya dari nol menjadi 338.000 dalam waktu sekitar dua tahun.

Sang pencetus juga akan melipatgandakan kapasitas produksi tahunannya menjadi dua juta kendaraan pada awal tahun baru 2024.

Dua tahun sejak skuter elektrik pertama Ola Electric diluncurkan, startup ini telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik roda dua di India, dengan sekitar sepertiga penjualan berdasarkan volume.

Hal ini telah menarik investor besar termasuk SoftBank Jepang (9984.T) Singapura dan IPO India senilai $700 juta.

Data industri menunjukkan penjualan e-skuter hampir tiga kali lipat menjadi lebih dari 700,000 pada tahun ini hingga Maret dibandingkan tahun sebelumnya, berkat Ola Electric dan juga pesaingnya seperti Hero Electric dan TVS Motor (TVSM.NS).

Akan tetapi penjualan tersebut masih jauh dari 5,2 juta skuter baru dan 10,2 juta sepeda motor yang terjual di India.

Adopsi kendaraan listrik jauh tertinggal dari negara-negara seperti AS dan Tiongkok karena infrastruktur pengisian daya masih dalam tahap awal.

Meski alami lonjakan pembelian, Ola Electric harus menghadapi beberapa rintangan.

Hal ini karena banyak masyarakat India yang masih belum bisa merawat atau menggunakan skuter listrik dengan baik serta infrastruktur jalanan kurang memadai.

Alhasil permintaan lonjakan perbaikan skuter juga meningkat drastis dan membuat sejumlah staff kewalahan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore