JawaPos Radar

Jokowi: Tol Bawen-Jogja Segera Kita Putuskan

19/10/2018, 21:17 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Jokowi
PONPES: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat menyambangi Ponpes Girikesumo, Demak, Jateng, Jumat (19/10). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo angkat bicara soal polemik Tol Bawen-Jogjakarta. Menurutnya, pemerintah pusat tidak akan berlama-lama memberikan keputusan mengenai salah satu Proyek Strategis Negara (PSN) ini.

"Ya itu masih dalam proses studi dan segera akan kita putuskan," ujarnya saat dijumpai di sela-sela agendanya menyambangi Pondok Pesantren Girikesumo, Demak, Jawa Tengah, Jumat (19/10).

Kendati demikian, Mantan Wali Kota Solo itu memastikan, bahwa salah satu tujuan dibangunnya setiap infrastruktur adalah untuk memperkuat daya saing suatu negara untuk bersaing dalam era globalisasi.

Proyek Jalan Tol
Jokowi sendiri mengatakan, bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, sudah fokus pada pembangunan infrastruktur. (dok. JawaPos.com)

Jokowi sendiri mengatakan, bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, sudah fokus pada pembangunan infrastruktur. Tak lupa berkonsentrasi ke pembangunan sumber daya manusia kemudian.

"Human capital sangat penting sekali dalam rangka persaingan global dan kompetisi antar negara. Dua itu penting sekali sebagai pondasi yang bisa menghantarkan ke sebuah negara yang maju," sambungnya.

Teruntuk pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah, Jokowi menyebutkan bahwa sudah banyak yang hampir rampung pembangunannya. "Sudah selesai antara jalan tol Pejagan-Pemalang, Insya Allah akhir November 2018 akan selesai jalan tol Batang-Semarang. Pada Desember 2018 akan selesai lagi jalan tol Salatiga-Solo," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rapat Pansus RTRW DPRD Jateng pada Senin (15/10) mencoret proyek Jalan Tol Bawen-Jogjakarta karena berbagai alasan. Seperti karena bisa berdampak pada hilangnya lahan pertanian serta dirasa ada alternatif lain yang lebih menguntungkan. Yakni reaktivasi rel kereta api jalur Semarang-Jogjakarta.

Merespon hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sudah menyatakan sikapnya. Meski menghormati keputusan dari Pansus, ia juga tetap meminta diadakannya riset ulang yang melibatkan para ahli terkait proyek ini.

Sementara Raperda RTRW tengah dimintakan persetujuan di Kemendagri, Ketua DPRD Jawa Tengah dalam rilisnya mengemukakan pernyataan yang berbeda soal Tol Bawen-Jogkakarta. Dimana katanya, DPRD Jawa Tengah tidak menolak proyek infrastruktur penghubung sepanjang 71 kilometer itu. 

"DPRD Jawa Tengah, melalui Pansus RTRW hanya belum mencantumkan proyek tersebut dalam Perda RTRW terbaru," tulisnya dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (17/10).

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up