
APEL AKBAR: Ketua Panitia Apel Akbar Nusantara, Habib Soleh (paling kanan) memberikan penjelasan kepada wartawan, Kamis (18/10).
JawaPos.com - Sebanyak 50 ribu santri seluruh Indonesia akan menghadiri apel akbar santri Nusantara yang akan digelar Sabtu (20/10) di Benteng Vastenburg, Solo. Para santri tersebut nantinya akan mengikuti ikrar santri yang akan diucapkan di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua Panitia Apel Akbar Santri Nusantara, Habib Soleh, mengatakan para santri yang akan hadir dalam apel akbar dari pesantren di 34 provinsi di Indonesia. Selain santri, peserta yang hadir yakni para kiai dan juga pengasuh Ponpes. Jumlah ini diakui Habib melebihi dari kapasitas benteng Vastenburg yang akan digunakan. Akan tetapi, nantinya para santri yang tidak bisa masuk ke dalam bisa mengikuti kegiatan di luar benteng Vastenburg.
"Kalau ditanya apa cukup, ya kapasitas di dalam hanya 30 ribu orang. Nanti sisanya akan di luar. Jadi di luar benteng nanti juga akan digunakan untuk peserta yang tidak bisa masuk," terangnya Habib kepada JawaPos.com, Kamis (18/10).
Banyaknya peserta yang akan hadir, otomatis armada yang akan digunakan pun akan sangat banyak. Bahkan Habib memperkirakan, jumlah bus yang akan digunakan untuk transportasi para santri mencapai 1.000 unit. Agar tidak terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan, ada beberapa lokasi yang digunakan untuk kantong parkir.
"Seperti di terminal Tirtonadi, Balekambang, Manahan, dan juga di Alun-alun. Ini sesuai dengan petunjuk dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan juga Satlantas Polresta Solo," terangnya.
Selain itu, masih kata Habib, para peserta juga diberikan batas maksimal untuk sampai di lokasi. Panitia membatasi peserta hingga pukul 15.00 WIB sudah sampai di lokasi. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan antrean saat masuk benteng.
Habib memperkirakan, untuk masuk ke dalam benteng butuh waktu hingga lebih dari dua jam. Maka dari itu, pihaknya meminta kepada para peserta untuk bisa tiba tepat waktu.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Rabitah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Abdul Ghofarrozin atau yang akrab disapa Gus Rozin menjelaskan, nantinya selain mengikuti apel akbar, para peserta juga akan menyampaikan ikrar. "Pada intinya ikrar ini adalah tekad santri untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
