
Gatot Nurmantyo. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkap cerita di balik proses pergantian panglima TNI pada 2017 lalu. Saat itu, dia digantikan oleh Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Gatot menyebut, pergantian itu tidak lepas dari sikapnya yang berulang menolak titipan Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Cerita tersebut, dibagikan oleh Gatot saat mengisi acara Milad ke-5 dan Konsolidasi Menuju Kemenangan Pemilu 2029 Partai Ummat yang disiarkan secara langsung pada akun YouTube Partai Ummat. Mulanya panglima TNI ke-19 itu mengungkapkan bahwa dia akan buka-bukaan terkait dengan pengalamannya saat bertugas sebagai orang nomor satu di institusi militer Indonesia.
"Saya buka saja sekarang biar Pak Jokowi marah. Ketika Pak Jokowi minta, Pak Panglima ini tolong dong dinaikkan bintang tiga. Oh baik, Pak. Saya cek dulu, Pak,” kata dia dikutip pada Selasa (5/5).
Setelah itu, Gatot mengungkapkan bahwa dia mengecek permintaan Jokowi. Dia melihat dan menilai jenderal yang ingin dinaikkan pangkatnya.
Menurut dia, itu bagian dari proses. Sebab, tidak satu pun luput dari pemeriksaan. Lantaran dirinya melihat ada kesalahan pada figur tersebut, dia lantas memanggil sosok itu dia bicara langsung dengan yang bersangkutan.
"Setelah berat badannya turun 6 kilo saya kasih selembaran, ini kesalahanmu mau dilanjutkan atau tidak? Kalau kamu nggak mau, lapor lewat jalur mana bilang," ucap Gatot.
"Besoknya saya dipanggil, Pak Panglima dia masih suka di sana. Oh iya, Pak. Ndak apa-apa bagus di sana saja. Nggak jadi naik bintang tiga dia. Dan itu berulang kali lama-lama ketahuan juga saya kan. Ya sudah, ditendang lah saya, nggak nurut," lanjutnya.
Menurut Gatot, TNI adalah institusi yang besar. Para prajurit TNI dilatih, diorganisasi, dan dipersenjatai. Karena itu, pemimpin TNI harus benar.
Sebab, bila tidak benar, maka akan sangat berbahaya. Itu yang dia pegang selama bertugas di TNI. Dia diberhentikan dari tugas sebagai panglima TNI beberapa bulan sebelum memasuki usia pensiun. Sehingga pernah ditaruh sebagai perwira tinggi Mabes TNI AD.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
