
Pemain Timnas Swiss merayakan gol dalam laga internasional. Nati diunggulkan mengalahkan Qatar pada pertandingan pembuka Grup B Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Timnas Swiss diunggulkan meraih kemenangan saat menghadapi Timnas Qatar pada laga perdana Grup B Piala Dunia 2026 di Levi's Stadium, Santa Clara, Minggu (14/6) pukul 02.00 WIB. Perbedaan kualitas skuad, pengalaman di level elite Eropa, serta performa yang lebih stabil membuat Nati memiliki peluang besar mengamankan tiga poin pertama.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Qatar yang berusaha menghapus kenangan buruk saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Ketika itu, Qatar gagal meraih satu pun poin setelah kalah dalam tiga pertandingan fase grup.
Qatar memasuki turnamen dengan wajah baru di bawah arahan Julen Lopetegui. Pelatih asal Spanyol itu mencoba membangun tim yang lebih disiplin dan pragmatis dibandingkan era sebelumnya.
Meski begitu, hasil-hasil terbaru belum menunjukkan perkembangan signifikan. Qatar kalah 0-1 dari Republik Irlandia dan hanya bermain imbang tanpa gol melawan El Salvador dalam dua laga pemanasan terakhir.
Masalah terbesar Qatar masih berada di lini depan. Mereka kesulitan menciptakan peluang bersih dan belum menemukan ketajaman yang konsisten saat menghadapi lawan dengan organisasi pertahanan yang baik.
Harapan utama tetap bertumpu pada Akram Afif. Penyerang berusia 29 tahun tersebut telah mengoleksi 39 gol untuk tim nasional dan menjadi pemain paling berbahaya yang dimiliki Qatar saat ini.
Afif kemungkinan akan mendapat dukungan dari Yusuf Abdurisag dan Edmilson Junior. Kecepatan kedua pemain itu menjadi senjata utama Qatar untuk melancarkan serangan balik cepat ketika Swiss mulai menguasai jalannya pertandingan.
Berbeda dengan lawannya, Swiss hadir ke Amerika Serikat dengan bekal yang jauh lebih meyakinkan. Mereka tampil impresif di Euro 2024 dengan mencapai babak perempat final sebelum tersingkir melalui adu penalti melawan Inggris.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 juga berjalan mulus. Swiss mampu menunjukkan konsistensi saat menghadapi Kosovo, Slovenia, dan Swedia di fase kualifikasi.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
