Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Oktober 2025 | 21.20 WIB

3 Tanda Anak-anak Kekurangan Zat Besi Menurut Ahli Gizi

Tanda-tanda anak kekurangan zat besi

JawaPos.com -- Zat besi merupakan salah satu nutrisi yang penting bagi tubuh anak, terutama pada otak.

Hal ini karena kekurangan zat besi pada anak-anak dapat menyebabkan pertumbuhan tinggi badan terhambat atau stunting, kemampuan intelektual yang kurang optimal, dan lainnya.

Oleh karena itu, kandungan zat besi pada anak harus terpenuhi agar tumbuh kembang anak dapat tercukupi. Ada beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi, salah satunya yaitu daging merah.

Diketahui bahwa daging merah yang rendah lemak adalah sumber terkaya dari zat besi-haem. Kandungan zat besi yang ada di dalam daging merah diserap sangat baik dalam tubuh dibandingkan dengan zat besi non-haem yang terdapat dalam makan yang berasal dari tumbuhan. Kandungan zat besi sangat penting untuk pengangkutan oksigen, produksi energi serta perkembangan otak.

Dalam acara world iron awareness week yang diselenggarakan oleh Meat & Livestock Australia (MLA) pada hari Senin (13/10) di Silk Thai, Emilia Achmadi selaku Sport Nutritionist mengatakan bahwa ada beberapa tanda anak-anak yang kekurangan zat besi, seperti:

  1. Tidak Aktif

Tanda pertama yang dapat terlihat pada anak yang kekurangan zat beşi yaitu anak tidak aktif atau menjadi pendiam. Hal tersebut bisa menandakan anak kekurangan zat besi.

  1. Lesu

Selanjutnya yaitu lesu, lesu bisa menjadi tanda anak kekurangan kandungan zat besi di dalam tubuh.

Kondisi ini terjadi karena zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Jika kadar zat besi rendah, suplai oksigen ke jaringan tubuh pun berkurang, sehingga anak mudah merasa lemah, cepat lelah, dan tidak bersemangat beraktivitas.

  1. Mudah Mengantuk

Tanda selanjutnya dari kekurangan zat besi pada anak yaitu mudah mengantuk. Mudah mengantuk bisa terjadi karena tubuh anak kekurangan oksigen yang dibawa oleh sel darah merah.

Saat zat besi dalam tubuh rendah, produksi hemoglobin juga menurun. Akibatnya, pasokan oksigen ke otak dan seluruh tubuh berkurang, sehingga anak jadi cepat lelah dan mudah mengantuk

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore