
Ilustrasi Hantavirus. (UK Health Security Agency)
JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan terdapat dua tambahan kasus suspek Hantavirus di Indonesia pada Minggu ke -16 2026. Masing-masing di Jakarta Utara, DKI Jakarta dan Kulon Progo, DI Yogyakarta. Kedua kasus tersebut saat ini masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.
"Saat ini ada 2 kasus suspek hantavirus di Indonesia," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (6/5).
Secara kumulatif, ia menerangkan bahwa sepanjang 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026, tercatat sebanyak 251 kasus suspek penyakit virus Hanta. Dari jumlah tersebut, 23 kasus dinyatakan positif, 221 kasus negatif, empat kasus masih dalam pemeriksaan, dan tiga kasus tidak dapat diambil spesimennya.
Aji menegaskan, tidak terdapat penambahan kasus konfirmasi pada pekan ini. Total kasus terkonfirmasi sejak 2024 hingga 2026 tetap sebanyak 23 kasus yang tersebar di sembilan provinsi, yakni DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.
Rinciannya, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta masing-masing mencatat enam kasus positif, Jawa Barat lima kasus, sementara Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Banten, Sulawesi Utara, NTT, dan Jawa Timur masing-masing satu kasus.
Aji menyebutkan, faktor risiko utama penularan penyakit ini adalah kontak dengan hewan pengerat seperti tikus atau celurut yang terinfeksi.
Sejumlah upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus ini, antara lain pemantauan situasi melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu, dilakukan pemantauan pelaku perjalanan dari negara terjangkit, komunikasi risiko terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta penyediaan pedoman pencegahan dan media edukasi.
Langkah lainnya mencakup penerbitan surat edaran kewaspadaan, deteksi dini melalui surveilans sentinel dan pemantauan hewan pembawa penyakit, serta pengendalian populasi rodensia sebagai reservoir virus.
Pengertian Virus Hanta dan Gejalanya
Penyakit virus Hanta disebabkan oleh Orthohantavirus yang termasuk dalam famili Hantaviridae. Terdapat sekitar 50 strain virus ini, dan 24 di antaranya diketahui dapat menginfeksi manusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022