Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 02.56 WIB

Orang yang Tak Suka Dikirimi Voice Note, Biasanya Memiliki 7 Sifat Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang sedang mengirim voice note. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang sedang mengirim voice note. (Freepik)

JawaPos.com - Bagi sebagian orang, mengirim pesan suara alias voice note terasa lebih praktis dan ekspresif daripada mengetik. Tapi bagi yang lain, voice note justru terasa mengganggu dan bahkan bikin stres. 
 
Ternyata, ada beberapa sifat yang cenderung dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka komunikasi berbasis teks dibandingkan voice note menurut pandangan psikologi. 
 
Jika Anda sering merasa enggan saat mendapat notifikasi "Aku kirim voice note, ya!", mungkin Anda akan merasa relate dengan hal-hal berikut ini, dikutip dari Rabu (12/2).
 
 
1. Mereka Mengutamakan Efisiensi
 
Bagi mereka yang menyukai komunikasi yang to the point, pesan teks jauh lebih efisien daripada voice note.
 
Dengan teks, Anda bisa membaca sekilas, membalas cepat, dan dengan mudah mencari kembali informasi yang dibutuhkan. 
 
Sebaliknya, pesan suara mengharuskan Anda untuk mendengarkan keseluruhan rekaman, yang kadang isinya bisa disampaikan dalam satu kalimat saja.
 
Orang yang tidak suka voice note biasanya lebih suka komunikasi yang ringkas dan langsung ke inti pembicaraan.
 
2. Mereka Suka Mengatur Waktu Sendiri
 
Pernahkah Anda menerima voice note panjang saat sedang sibuk? Ini menyebalkan dan butuh waktu.
 
Dengan teks, Anda bisa membaca pesan dalam hitungan detik dan membalasnya kapan pun sempat. Tapi dengan pesan suara, Anda harus mencari waktu dan tempat yang tenang untuk mendengarkan.
 
Orang yang tidak suka voice note biasanya menghargai fleksibilitas dalam mengelola waktu mereka sendiri dan tidak suka merasa "dipaksa" untuk langsung mendengarkan pesan begitu diterima.
 
3. Mereka Tidak Suka Detail yang Tidak Perlu
 
 
Tidak semua orang suka mendengar cerita panjang hanya untuk mendapatkan satu informasi penting.
 
Pesan suara sering kali dipenuhi dengan jeda, kata-kata pengisi seperti "hmm..." atau "oh tunggu sebentar," dan tambahan cerita yang sebenarnya tidak relevan. Sementara itu, teks biasanya lebih terstruktur dan langsung pada inti masalah.
 
Bagi mereka yang tidak sabar dengan informasi yang bertele-tele, pesan suara bisa terasa melelahkan.
 
4. Mereka Butuh Kejelasan
 
Dengan teks, Anda bisa membaca ulang, mengutip bagian tertentu, dan memastikan apa yang sebenarnya dikatakan.
 
Sebaliknya, dalam voice note, terkadang sulit membedakan apakah seseorang sedang serius atau bercanda, atau bahkan memastikan apakah mereka mengatakan "besok pagi" atau hanya "pagi". Jika ada bagian yang terlewat, Anda harus mundur dan mencari bagian yang tepat dalam rekaman.
 
Mereka yang lebih suka teks biasanya menghindari kesalahpahaman semacam ini.
 
5. Mereka Lebih Mudah Memproses Informasi Secara Visual
 
Beberapa orang lebih cepat memahami sesuatu jika mereka bisa melihatnya langsung.
 
Membaca teks memungkinkan otak untuk menyusun dan menyerap informasi dengan lebih mudah. Sebaliknya, mendengarkan pesan suara memaksa otak untuk mengingat informasi hanya dengan sekali dengar, yang bisa jadi lebih sulit bagi sebagian orang.
 
Bagi mereka yang cenderung berpikir secara visual, teks adalah pilihan yang jauh lebih nyaman.
 
6. Mereka Menghargai Waktu Orang Lain
 
 
Tidak semua orang bisa langsung mendengarkan voice note begitu mereka menerimanya.
 
Nah, ereka yang tidak suka pesan suara biasanya mempertimbangkan kenyamanan orang lain juga. 
 
Dengan teks, penerima bisa membaca dan membalas kapan saja tanpa perlu menunggu momen yang tepat untuk mendengarkan rekaman.
 
7. Mereka Melihat Komunikasi Sebagai Jalan Dua Arah
 
Komunikasi bukan hanya tentang menyampaikan pesan, tetapi juga membuatnya mudah diterima dan dibalas oleh orang lain.
 
Nah, bagi mereka voice note sering kali terasa satu arah—pengirim bisa berbicara selama yang mereka mau, sementara penerima hanya bisa mendengarkan tanpa interaksi langsung. 
 
Orang yang lebih suka teks biasanya lebih menginginkan komunikasi yang interaktif dan seimbang.
 
Kesimpulan
 
 
Jika Anda tidak suka voice note, bukan berarti Anda tidak sabaran atau anti-sosial. Anda hanya lebih menghargai komunikasi yang efisien, jelas, dan menghormati waktu kedua belah pihak.
 
Pada akhirnya, cara kita berkomunikasi sangat memengaruhi hubungan kita dengan orang lain. Yang terpenting adalah menemukan keseimbangan—menghormati preferensi pribadi, sekaligus memahami bahwa setiap orang punya cara komunikasi yang berbeda.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore