
seseorang yang mulai mencintai hidup lagi./Magnific/Kireyonok_Yuliya
JawaPos.com - Ada masa ketika hidup terasa datar, berat, atau bahkan kehilangan makna. Bukan karena hidup benar-benar buruk, tetapi karena cara kita menjalani hari perlahan membuat energi mental terkikis. Psikologi modern menunjukkan bahwa kualitas hidup sangat dipengaruhi oleh kebiasaan kecil yang kita ulang setiap hari.
Kabar baiknya: perubahan tidak selalu harus besar. Sering kali, justru dengan melepaskan beberapa kebiasaan tertentu, seseorang bisa mulai merasakan hidup yang lebih ringan, jernih, dan bermakna.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (7/5), terdapat sembilan kebiasaan yang secara psikologis sering dikaitkan dengan turunnya kesejahteraan emosional—dan mungkin sudah tanpa sadar Anda lakukan.
1. Terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain
Media sosial membuat perbandingan menjadi refleks otomatis. Kita melihat pencapaian orang lain tanpa melihat perjuangan di baliknya, lalu merasa tertinggal.
Secara psikologis, kebiasaan ini memicu social comparison bias, yang bisa menurunkan rasa puas terhadap diri sendiri.
Menghentikannya bukan berarti berhenti melihat orang lain, tetapi mengubah pertanyaan:
dari “kenapa saya belum seperti dia?”
menjadi “apa yang bisa saya kembangkan dari diri saya sendiri?”
2. Mengabaikan kebutuhan diri sendiri
Banyak orang terbiasa menomorduakan diri demi pekerjaan, keluarga, atau ekspektasi sosial. Dalam jangka panjang, ini menciptakan kelelahan emosional yang tidak terlihat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
