
Ilustrasi seseorang yang menggigit kuku.
JawaPos.com – Sering menggigit kuku saat cemas atau bosan adalah kebiasaan yang lebih umum daripada yang dibayangkan.
Dalam banyak situasi, orang bahkan tidak sadar sedang melakukannya, seolah menjadi respon otomatis ketika pikiran dipenuhi tekanan.
Dari luar, kebiasaan ini mungkin tampak sepele, tetapi sebenarnya berkaitan erat dengan kondisi psikologis yang lebih dalam.
Dalam dunia medis, perilaku ini dikenal dengan istilah onychophagia.
Ia bukan sekadar kebiasaan buruk yang sulit ditinggalkan, melainkan gejala yang sering terhubung dengan stres, kecemasan, atau kesulitan mengendalikan dorongan diri.
Penelitian menunjukkan bahwa di kalangan mahasiswa, prevalensinya mencapai sekitar 17,6 persen, sementara pada siswa sekolah menengah angkanya lebih tinggi lagi yaitu 29,2 persen (Erdogan et al., 2021).
Baca Juga: Suka Menunda Pekerjaan? Hati-Hati, Ini Penyebab Psikologis dan Dampak yang Sering Tak Disadari
Data ini memberi gambaran bahwa menggigit kuku bukan hanya masalah kecil yang bisa diabaikan.
Ada faktor psikologis yang mendorongnya, dan memahami alasan di balik kebiasaan ini menjadi langkah penting untuk menemukan cara mengatasinya.
Menurut penjelasan dari Healthline, ada sejumlah alasan psikologis yang membuat seseorang sering menggigit kuku.
Nah, langsung saja berikut adalah penjelasan psikologis dibalik menggigit kuku.
1. Rasa Bosan, Frustrasi, atau Tidak Sabar
Bagi sebagian orang, menggigit kuku muncul sebagai cara spontan untuk “mengisi waktu” ketika sedang menunggu, merasa frustrasi, atau sekadar bosan.
Kebiasaan ini menjadi semacam pelarian kecil yang memberikan rasa sibuk, meskipun sebenarnya tidak menyelesaikan apa pun.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
