
Edin Dzeko menjadi andalan Bosnia dan Herzegovina saat menghadapi Qatar pada laga penentuan Grup B Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium. (Instagram @reprezentacija.ba)
JawaPos.com — Bosnia dan Herzegovina menghadapi Qatar pada laga penentuan Grup B Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin, tetapi kekalahan berpotensi mengakhiri mimpi Qatar untuk melaju ke babak 32 besar.
Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling krusial di Grup B. Bosnia dan Herzegovina maupun Qatar masih memiliki peluang lolos, namun hanya kemenangan yang bisa menjaga asa mereka tetap hidup.
Baca Juga:Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026: Skuad Asuhan Carlo Ancelotti Wajib Menang
Bosnia dan Herzegovina datang dengan modal yang sedikit lebih baik dibanding Qatar. Tim asuhan Sergej Barbarez saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara setelah meraih hasil imbang melawan Kanada dan kalah dari Swiss.
Meski tumbang 4-1 dari Swiss pada laga kedua, Bosnia dan Herzegovina tetap memperlihatkan organisasi permainan yang cukup solid. Mereka mampu menciptakan peluang melalui pressing tinggi dan serangan dari kedua sisi lapangan.
Kehadiran Edin Dzeko menjadi faktor pembeda di lini depan. Striker veteran yang juga menjabat kapten tim itu masih menjadi tumpuan utama dalam membongkar pertahanan lawan melalui pengalaman dan ketajamannya di kotak penalti.
Di sektor tengah, Benjamin Tahirovic dan Amir Hadziahmetovic memiliki peran penting dalam menjaga ritme permainan. Keduanya menjadi penghubung utama antara lini belakang dan lini serang Bosnia dan Herzegovina.
Qatar memasuki pertandingan ini dengan tekanan yang jauh lebih besar. Kekalahan telak 6-0 dari Kanada pada matchday kedua menjadi pukulan keras yang menggerus kepercayaan diri Al-Annabi.
Padahal sebelumnya Qatar sempat memberi kejutan dengan menahan imbang Swiss. Hasil tersebut sempat membuka peluang untuk bersaing di Grup B sebelum performa mereka kembali menurun drastis.
Pelatih Julen Lopetegui masih berupaya mencari keseimbangan tim. Masalah terbesar Qatar terlihat pada sektor pertahanan yang sering kehilangan organisasi saat menghadapi tekanan tinggi dan serangan balik cepat.
Nama-nama berpengalaman seperti Akram Afif, Almoez Ali, dan Hassan Al-Haydos tetap menjadi harapan utama Qatar. Namun efektivitas lini depan mereka belum mampu menutupi kelemahan yang muncul di area belakang.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
