
Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.
JawaPos.com - Kasus sidang putusan etik pungli di Rutan KPK membuka tabir baru mengenai sosok yang diduga kuat mengawali praktik lancung itu. Dewan Pengawas (Dewas) KPK menyebut nama Hengki yang diduga menjadi pionir pembentukan jaringan tarikan pada tahanan itu sejak 2018. Kini, KPK sedang memburunya.
Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean usai sidang putusan etik 78 pegawai KPK Kamis (15/2) menyebut nama Hengki. Tumpak menyebut Hengki adalah biang perkara pungutan kepada tahanan koruptor selama meringkuk di rutan KPK. Hengki sebelumnya merupakan ASN dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) dan diperbantukan di KPK. ’’Saudara Hengki dulu pernah sebagai penyidik KPK. Lalu dipekerjakan di Rutan KPK,’’ katanya.
Hengki saat itu sebagai koordinator keamanan dan ketertiban di rutan. Dia kemudian menunjuk beberapa orang yang dikenal dengan sebutan ’’lurah’’. Istilah ini digunakan para pegawai KPK yang terlibat aksi pungli dan ditunjuk sebagai pengepul duit. ’’Tapi informasinya, saat ini yang bersangkutan pindah jadi ASN di Pemda DKI,’’ ungkap Tumpak.
Anggota Dewas KPK Albertina Ho mengatakan, pihaknya tak bisa meminta pertanggungjawaban Hengki dalam sidang putusan yang digelar. Sebab, yang bersangkutan sudah pindah ke Pemda DKI, bukan lagi sebagai pegawai KPK. Namun, Albertina menyebut, KPK bisa tetap mengusut Hengki dengan menelisik kasus tindak pidana korupsi.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri memastikan pihaknya akan mengejar Hengki. Pihaknya akan mengusut kiprahnya saat menjadi petugas di Rutan KPK. ’’Nanti KPK pasti akan mengambil tindakan kepada yang bersangkutan,’’ paparnya. Dalam perkara ini, KPK menyebut sudah menyepakati dalam gelar perkara untuk naik ke tahap penyidikan. Dan biasanya di perkara KPK status tersebut sudah ada tersangka yang ditetapkan.
Di luar itu, Ali mengatakan saat ini KPK juga sedang fokus dalam perbaikan keamanan di rutan. Khususnya dengan rutin melakukan sidak ke Rutan KPK dan menambah pemasangan CCTV. ’’Agar tidak terdapat blind spot area,’’ terangnya. (elo/c17/oni)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
