
TERCEMAR: Salah seorang petugas menunjukkan contoh air berwarna merah yang dikeluhkan warga.
JawaPos.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo langsung turun tangan mengatasi keluhan warga soal air yang berwarna merah di kawasan Banyuanyar dekat kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi). PDAM bersama instansi terkait seperti Satpol PP, kepolisian, kelurahan, kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung melakukan pengecekan pabrik PT Mahkota Citra Lestari, yang ada di jalan Adi Sumarmo, nomor 257, Banyuanyar, Banjarsari yang diduga membuang limbah ke saluran PDAM.
Setelah petugas melakukan pembongkaran saluran pembuangan di pabrik diketahui bahwa saluran pembuangan limbah pabrik pewarna tekstil tersebut masuk dalam saluran air PDAM. Hal inilah yang kemudian membuat warna air PDAM berubah menjadi warna merah dalam dua minggu terakhir ini.
Direktur Teknik PDAM Solo, Tri Atmojo mengatakan, bahwa sebelum melakukan pembongkaran saluran pabrik, pihaknya sudah menaruh curiga terhadap pabrik tersebut. Pasalnya berdasarkan hasil pengecekan ditemukan adanya kesamaan karakteristik antara limbah dari pabrik dan air yang ada di rumah warga.
"Limbah yang dibuang oleh pabrik ini mempunyai karakteristik yang identik dengan yang dikeluhkan warga. Dan kami langsung melakukan pengecekan di lokasi pabrik dan pembongkaran saluran pembuangannya," ungkapnya kepada JawaPos.com, Rabu (17/10).
Dan diketahui, lanjut Tri Atmojo, dari hasil pembongkaran diketahui bahwa saluran pembuangan limbah dari pabrik disambungkan ke saluran air PDAM. Kondisi itulah yang kemudian membuat air dari PDAM menjadi merah.
"Kata pemilik pabrik katanya dulu ada truk parkir yang membuat pipa saluran pecah, kemudian disambung dan ternyata masuk ke saluran PDAM," terangnya.
PDAM pun meminta kepada pihak pengelola pabrik untuk segera memperbaiki saluran pembuangannya. Sehingga, air limbah tidak lagi masuk ke saluran pelanggan PDAM. Sementara itu, pengelola PT Mahkota Citra Lestari, Lesi menuturkan, bahwa dirinya tidak tahu menahu soal saluran pembuangan tersebut.
Lesi mengaku, selama ini pabrik sudah mempunyai septic tank untuk pembuangan limbah sendiri.
"Tapi sejak dua minggu lalu kami melakukan perbaikan di tempat penampungan limbah, dan sementara pembuangan limbah ini dibuang ke depan. Tapi saya tidak tahu kalau limbah itu masuk ke saluran PDAM," terangnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
