
ILUSTRASI: Kebakaran yang melanda hutan dan lahan wilayah Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah sejak Sabtu (8/9) kemarin belum berhasil dipadamkan.
JawaPos.com - Langkah pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan pawang hujan guna memadamkan kebakaran di lahan dan hutan kawasan Gunung Sindoro, Temanggung menemui kendala. Pasalnya, muncul ketidaksetujuan dari para petani penanam tembakau di sana.
"Di sana kan banyak tanaman tembakau dan sedang musim panen. Takutnya nanti kalau tanaman tembakaunya kehujanan kan repot," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi saat dihubungi, Kamis (13/9).
Ia berujar, tanaman tembakau milik petani di sana saat ini memang tengah membutuhkan panasnya terik matahari, atau sedang masa pengeringan. Sehingga hujan yang didatangkan para pawang dikhawatirkan malah merusak kualitas panen mereka.
Gito pun berujar bahwa saat ini langkah mengerahkan pawang hujan guna membantu upaya pemadaman belum menjadi prioritas. Yang jelas, pihaknya masih menanti datangnya helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk adanya water bombing.
"Ini kita masih nunggu helikopter datang dari Jakarta. Kami juga sudah melakukan penyegatan (api) dan pemadaman manual. Tapi memang tidak semuanya bisa dipadamkan," jelasnya lagi.
Opsi pengerahan pawang hujan, sebagaimana diberitakan sebelumnya datang dari Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana. Dimana menurutnya hujan saat ini sangatlah dibutuhkan meski durasinya hanya satu atau dua jam saja, lantaran nyala api yang memang terbilang tidak besar.
Hujan, selain di kawasan Gunung Sindoro, juga dibutuhkan untuk lahan dan hutan Gunung Sumbing serta Lawu yang diketahui saat ini juga masih terbakar. Dimana dari ketiga lokasi ini, kerugian ditafsir mencapai senilai Rp 150 juta.
"Informasi awal kebakaran itu dari bawah, bukan dari atas, sehingga kemungkinan kemungkinan yang terburuk adalah human error. Ini masih dislidiki," imbuhnya kemarin.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
