
ILUSTRASI: Kebakaran yang melanda hutan Lawu Tawangmangu dipastikan bukan karena sengaja dibakar.
JawaPos.com - Kebakaran yang melanda hutan Lawu Tawangmangu dipastikan bukan karena sengaja dibakar. Pasalnya, lokasi lahan yang terbakar merupakan kawasan yang sulit dijangkau warga sehingga tidak mungkin ada yang sengaja membakarnya.
Demikian sebagaimana diungkapkan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Perum Perhutani Solo, Edi Saryono kepada JawaPos.com, Senin (10/9) malam.
Edi juga mengatakan, bahwa lokasi lahan yang terbakar berjarak lebih kurang tiga kilometer dari jalan raya. Sedangkan jarak terjauh lebih kurang tujuh kilometer dari jalan raya. Selain jarak yang jauh lokasi kebakaran juga sulit untuk dijangkau.
"Penyebab pasti memang belum terdeteksi, tapi kalau sengaja dibakar jelas tidak mungkin karena lokasinya sulit dijangkau," urainya.
Bahkan, lokasi lahan yang terbakar hanya bisa dilewati dengan jalan setapak. Kendaraan roda dua juga tidak bisa menembus kawasan tersebut. Kondisi inilah yang juga menjadi kendala upaya pemadaman yang dilakukan oleh relawan.
"Karena medannya sulit jadi pemadaman tidak bisa dilakukan menggunakan air, paling menggunakan dahan kering. Ini dilakukan kalau api sudah mengecil," katanya.
Edi menambahkan, proses pemadaman akan berlangsung hingga beberapa waktu. Mengingat, saat ini kondisi cuaca masih cukup panas. Selain itu, angin yang berembus di kawasan tersebut juga cukup berdampak terhadap proses pemadaman.
"Besok (Selasa,red) pemadaman akan terus dilakukan, karena kondisinya masih belum pada. Masih ada satu titik api lagi," tukasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
