JawaPos Radar

Hutan di Gunung Sumbing Terbakar, Ratusan Pendaki Dievakuasi

11/09/2018, 19:40 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kebakaran Hutan
ILUSTRASI: Kawasan hutan dan lahan Gunung Sumbing yang berada di wilayah Kabupaten Magelang dilalap api sejak Senin (11/9) sore. (Joko Hardyono/Radar Sampit/Jawa Pos Group))
Share this image

JawaPos.com - Kawasan hutan dan lahan Gunung Sumbing yang berada di wilayah Kabupaten Magelang dilalap api sejak Senin (11/9) sore. Akibatnya, sebanyak 541 pendaki yang berada di area Kaliangkrik harus dievakuasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, titik api awalnya terpantau pertama kali di Gunung Sumbing wilayah Temanggung pada Senin (10/9) pukul 18.00 WIB. Kemudian, api diketahui mulai menjalar ke wilayah Kaliangkrik pada Selasa (11/9) pukul 06.00 WIB. 

Api, tepatnya muncul di kawasan petak 2 Wilayah Magelang/Pos 4 pendakian Kaliangkrik, meliputi jalur Butuh, Mangli dan Prampelan. "Sementara (pada saat itu) terdapat kurang lebih 541 pendaki berada di Puncak Gunung Sumbing," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (11/9).

Mengetahui hal tersebut, tim gabungan dari Perhutani, BPBD, Satpol PP & Damkar, PMI, Basecamp Pendakian dan relawan gabungan langsung melakukan upaya evakuasi. Dimana sebelumnya juga sudah ada regu dari pos Prampelan yang melakukan upaya penjemputan.

"Pendataan pendaki pukul 16.40 WIB, 541 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat. 516 (pendaki) sudah berada di basecamp dan 25 pendaki sudah berada di Pos 1 jalur pendakian Butuh," terangnya lagi.

Sementara upaya evakuasi pendaki masih menjadi prioritas, si jago merah, lanjut Edy, hingga saat ini juga masih belum bisa dipadamkan. Dimana api diperkirakan telah melalap kurang lebih 5-10 hektare lahan Petak 2 Wilayah Magelang.

"Fokus penanganan adalah keselamatan para pendaki. Koordinasi bersama Perhutani dan basecamp pendakian terus dilakukan. BPBD Kabupaten Magelang juga mengirimkan bantuan logistik untuk support penanganan," tegasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up