
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi sejumlah orang yang jatuh dari atas viaduk rel Jalan Pahlawan saat Surabaya Membara, Jumat (9/11) malam.
JawaPos.com - Sebanyak 3 orang tewas dan 16 lainnya luka berat akibat tersambar KRD Sidoarjo-Stasiun Pasar Turi saat menonton pagelaran teatrikal Surabaya Membara di viaduk rel kereta Jalan Tugu Pahlawan, Jumat (9/11) malam. Ratusan penonton menyaksikan langsung kecelakaan tersebut sekitar pukul 19.30 WIB.
Informasinya, selain korban tertabrak kereta, beberapa di antaranya banyak yang mengalami luka-luka lantaran jatuh dari viaduk karena menghindari laju kereta. Akibat insiden tersebut, panitia terpaksa menghentikan pentas seni itu pada pukul 21.00 WIB. Tak lama, petugas medis, polisi, BPBD Linmas Surabaya, dan Satpol PP Surabaya tiba di lokasi dan mengevakuasi para korban.
Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa yang juga menghadiri pagelaran seni itu, menyatakan belasungkawa kepada para korban di atas panggung. Dia langsung membacakan doa untuk korban di atas panggung.
"Saya menyatakan turut berduka dengan para korban yang tertabrak kereta di viaduk. Saya mendoakan agar semua amal ibadahnya diterima Tuhan Yang Maha Esa," kata Khofifah di panggung teatrikal Surabaya Membara, Jumat (9/11) malam.
Usai berdoa bagi korban, Khofifah memberikan semangat kepahlawanan kepada semua penonton dan masyarakat di lokasi kecelakaan. Meski, banyak penonton yang beranjak pulang, Khofifah masih menyerukan tentang arti semangat kepahlawanan. "Semangat kepahlawanan berarti menunjukkan semangat membela Indonesia," kata Khofifah.
Menurut data yang dihimpun JawaPos.com terkait kasus kecelakaannya sendiri, para korban masih dalam penanganan tim medis di RSUD dr. Soewandhi, RSUD dr. Soetomo, dan RS PHC. Berikut identitas sejumlah korban yang berhasil didapatkan dari sejumlah sumber.
A. Dirawat di RSUD Dr M Soewandhie:
1. Ahmad Komaruddin, 17, Kendung Indah 4/1, tangan kanan tidak bisa digerakkan
2. Rakhmat Atung, 16, Kendung Indah 1-B/3, indikasi patah tulang pada tangan kiri.
3. Rozak Alepratama, 17, UKA 18-A/6.
4. Yunus Sofa, 53, Kedinding Tengah 4-D/34, sakit di bagian perut
5. Rohman Saputra, 15, Dupak Bangunsari 1/2, indikasi patah tulang pada kaki kanan.
6. Suci Anggraeni, 18, Simo Mulyo Baru 6J/10, dinyatakan pulang.
7. Mr. X. Meninggal Dunia
8. Fajar, 13, Jalan Simokerto 1/85B, Indikasi patah tulang pada tangan kanan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
