JawaPos Radar

Soal Korupsi DPRD Malang, Pakde Karwo Bakal Terapkan Sistem Uni Eropa

10/09/2018, 20:03 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pakde Karwo
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Kasus dugaan korupsi masal di DPRD Kota Malang membuat seluruh pihak geleng-geleng kepala, tak terkecuali Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo. Ia menilai jika kasus yang menimpa hampir seluruh anggota DPRD Kota Malang tersebut terjadi karena lemahnya integritas. 

"Ke-41 (anggota dewan yang tersangkut korupsi) itu problem-nya di integritas. Lemah di integritas," ujarnya, Senin (10/9). Padahal, lanjut dia, seluruh aturan anggaran sudah ada di Peraturan Pemerintah (PP) 8 tahun 2006. 

Melihat hal tersebut, pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu pun akan mengajak bicara para partai-partai di sub kota. "Kemarin sudah saya lontarkan, sekwan (juga) datang, kami diskusikan dengan partai, bagaimana untuk mencegah ini. Ini integritas, bukan sistem," tegasnya. 

Nantinya, pihaknya akan menerapkan sistem seperti di negara Uni Eropa. "Seperti yang terjadi di Uni Eropa, seseorang yang dipromosikan dari manajer perbankan, itu gaya hidup dilihat, itu yang dilakukan negara maju. Kalau bahasa jawanya bobot, bibit, bebet itu yang dicek," kata dia. Dia pun mengimbau agar para calon legislatif itu di benar-benar di cek, termasuk lingkungannya. 

Dia mengungkapkan, untuk pelayanan publik di Jawa Timur maupun Kota Malang sudah sangat bagus. Bahkan, 33 persen wilayah di Jatim sudah memperoleh Adipura. "Pelayanan publik sudah jagoan. Tapi integritas lemah," pungkasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up