
TEGA: Wasit, Mbah dukun di Malang yang tega menganiaya istrinya karena cemburu.
JawaPos.com - Dibakar api cemburu, membuat Wasit, 106, tega menganiaya istrinya, Ngatianah, 49. Warga Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang itu mencakar wajah istrinya hingga meninggalkan luka.
Akibatnya, Ngatianah yang usianya lebih pantas menjadi anak kakek yang berprofesi sebagai dukun kampung itu tak terima. Dia melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang.
Peristiwa bermula ketika Ngatianah tidak pulang ke rumah selama beberapa hari. Wasit yang khawatir, akhirnya mencari istrinya ke rumah anaknya, Hari Nasrudin, 35, di Pakisaji, Selasa (21/8).
Benar saja, di rumah Hari, Wasit bertemu dengan istrinya setelah tidak bersua beberapa hari. Sayang, ketika diajak pulang ke rumah, sang istri menolak.
Penolakan Ngatianah ini membuat pria yang juga berprofesi sebagai petani tersebut naik darah. Perdebatan antara keduanya tak bisa dihindarkan. Puncaknya, kakek yang berusia lebih dari satu abad ini menganiaya Ngantianah.
Amarahnya semakin tinggi, setelah mengetahui jika istrinya disuruh lurah setempat agar tinggal bersama putranya.
"Saya yakin dia dan lurah selingkuh, makanya saya kasih pelajaran biar kapok," tegas Wasit dengan nada mengebu-gebu, tanpa penyesalan, saat dimintai keterangan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, Sabtu (8/9).
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang, Ipda Eka Yuliandri Aska menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Aska menjelaskan, penganiyaan yang dilakukan oleh Mbah Dukun ini bukan pertama kali dilakukan kepada Ngatianah.
"Sudah beberapa kali, tapi puncaknya ya waktu kejadian itu. Saat ini masih kami dalami," kata Aska.
Aska menjelaskan, tersangka diancam Undang-undang nomor 23 tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga (KDRT). Ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 15 tahun.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
