
KEMACETAN: Pertumbuhan kendaraan yang tidak diimbangi dengan penambahan ruas jalan menyebabkan lalu lintas semakin padat.
JawaPos.com - Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang diklaim turut andil dalam mengurangi kemacetan di Kota Lunpia. Akan tetapi, kehadirannya menggantikan peran angkutan kota dinilai masih harus didukung upaya lainnya. Utamanya dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang selama ini dianggap sebagai penyebab kepadatan lalu lintas.
Terlepas dari itu semua, keberadaan Trans Semarang sendiri diklaim sudah mampu mengurai padatnya lalu lintas selama satu dekade beroperasi. Repot-repot mendesain dek atas pada bus ditambah membangun shelter di mana-mana ternyata banyak dampaknya. Termasuk menciptakan keteraturan bagi penumpang guna tak sembarang menyegat bus.
"Kalau mengatasi kemacetan kan tidak hanya melalui satu kebijakan lalu lintas saja. Nah dari kita menghadirkan kebijakan angkutan massal. Tren Trans Semarang sendiri per tahunnya naik. Sekarang per harinya ada sekitar 25 ribu penumpang," ujar Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dede Bambang Hartono, baru-baru ini.
Ketua Komisi C, DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan BRT Trans Semarang saat tengah dalam prosesnya menghadirkan pelayanan optimal. "Dikatakan memadai belum juga, dikatakan memadai, ya sudah dicoba. Menuju memadai," kata dia.
"BRT ini banyak membantu sebenarnya, apalagi anak-anak sekolah dengan dibukanya rute-rute baru. Lalu dengan menggandeng pengusaha dalam konsorsium, mengurangi transportasi yang tak layak pada jalur itu. Mengurangi kesemerawutan," sambungnya panjang.
Kadarlusman tak menampik bahwa masih banyak yang harus ditingkatkan dari segi pelayanan. Meski menurutnya pemerintah sudah mencoba yang terbaik, dirinya melihat persoalan macetnya jalanan Kota Semarang di sana-sini disebabkan oleh banyaknya pelaju. Tentunya, mereka yang datang dengan kendaraan pribadi masing-masing.
"Yang bikin macet itu antara lain pekerja yang domisilnya di luar Kota Semarang. Banyak kawasan industri di sini, di Genuk, Terboyo, Candi, Wijayakusuma, BSB, itu pekerjanya 75 sampai 80 persen dari luar. Dari Mranggen, Demak kalau pagi berapa puluh ribu, Kendal juga," katanya lagi.
Dalam hal ini, Kadarlusman berujar pihaknya memiliki ide dan gagasan, bahwa perusahaan tempat pelaju bekerja sebaiknya menyediakan lahan parkir sepeda motor sebelum masuk Kota Semarang. Kemudian, perusahaan juga menyiapkan beberapa unit bus guna mengangkut karyawannya.
"Jadi masuk Semarang itu tidak seperti kampanye. Ini akan kita sampaikan ke Wali Kota. Kedua, kalau outer ring road sudah jadi nanti, saya kira bisa buat mobil-mobil besar truk trailer. Karena Kota Semarang ini masuk jalur tengkorak, ada kecelakaan pasti remuk," imbuhnya.
Proses Rekayasa Lalu Lintas
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DIJ, Sigit Sapto Raharjo selain mengoptimalkan Trans Jogja, pihaknya juga mengoptimalkan rekayasa lalu lintas. Untuk yang terbaru nantinya akan diujicobakan pada November ini.
Yaitu di 2 jalur, dari perempatan Gondomanan menuju ke Utara arah Malioboro. Di jalur atau Jalan Mataram itu diberlakukan satu arah dari selatan ke utara.
Untuk jalur kedua yang nantinya diberlakukan satu arah adalah di sebelah barat Malioboro, yaitu dari PKU Muhammadiyah Kota Jogjakarta menuju ke utara. "Ini masuk program penataan Malioboro, nanti akan dicoba November untuk jalur satu arah itu," katanya baru-baru ini.
Selain dengan cara rekayasa lalu lintas, untuk mengurai kepadatan kendaraan juga dilakukan penghilangan pembatas jalan. Seperti yang telah dilakukan di sebelah utara Mirota Kampus di Jalan Kaliurang. "Pembatasa jalan seperti Mirota kemarin setelah dihilangkan bisa mengurangi kepadatan," katanya.
Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi terhadap para pengusaha hotel di wilayah perkotaan. Supaya tidak memarkir mobil atau kendaraan tamunya di bahu jalan, sehingga menimbulkan laju lalu lintas tersendat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022