Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 November 2018 | 01.54 WIB

Kader Gerindra yang Diterpa Isu Selingkuh Diketahui Bukan Anggota Lama

ILUSTRASI: Seorang anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diberhentikan keanggotaan serta jabatannya di struktural partai lantaran diduga melakukan perbuatan asusila. - Image

ILUSTRASI: Seorang anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diberhentikan keanggotaan serta jabatannya di struktural partai lantaran diduga melakukan perbuatan asusila.

JawaPos.com - RNS, salah seorang kader Partai Gerindra yang terlibat dalam dugaan kasus perselingkuhan diketahui bukanlah anggota lama. Ia yang dikabarkan menjalin cinta terlarang dengan anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, mendapatkan kartu tanda anggota (KTA) usai lolos penjaringan caleg.


Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro mengatakan, sedianya pihaknya menerima dengan senang hati manakala ada perempuan yang mendaftarkan dirinya sebagai caleg. Ini agar kuota 30 persen keterwakilan perempuan bisa terpenuhi.


“Kalau dulu orang daftar, perempuan itu kan memang sangat berharga. Kita tidak berpikir panjang bahwa akhirnya seperti ini (terkena dugaan kasus perselingkuhan),” jelasnya, Jumat (2/11).


Sriyanto yang mengaku cukup kaget mengetahui bahwa yang diterpa isu miring ini adalah kader dari partainya, kembali menegaskan jika Gerindra selalu bersikap tegas terhadap pelaku pelanggaran hukum. Partai besutan Prabowo Subianto ini, katanya tak segan untuk mencopot jabatan kader dari struktural kepengurusan jika melakukan pelanggaran.


“Kita enggak mentolerir kader yang seperti ini (RNS). Problemnya kader itu (RNS) kita enggak tahu. Misalnya pengurus kita lengserkan dari pengurus,” ujarnya. Sebagai informasi, RNS tercatat sebagai Caleg DPRD Jateng dari Partai Gerindra Dapil Jateng 1 nomor urut 3.


Gerindra Jawa Tengah sendiri, kata Sriyanto, tak ambil pusing soal dugaan kasus yang melibatkan kadernya ini. Segala pemberitaan tak sedap diyakini tak memengaruhi raihan suara Partai berlambang kepala Garuda itu di Pemilu 2019.


Sriyanto mengatakan, bahwa pihaknya tetap fokus bekerja untuk meraih simpati pemilih. Baik untuk Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden tahun depan. “Enggak apa-apa, enggak pengaruh seperti itu. Kita tetap fokus kampanye untuk kemenangan Pak Prabowo dan partai,” cetusnya.


Sebagai informasi, kabar perselingkuhan RNS dengan seorang Anggota DPRD Kota Semarang Fraksi PKS yang diketahui bernama IM, awalnya berhembus usai sederet tangkapan layar berisi percakapan mesum keduanya beredar di sosial media. Bahkan, mereka diduga juga melakukan tindak asusila setelah muncul foto IM dan RNS tengah berada di sebuah kamar hotel.


IM sendiri sudah diberhentikan secara tidak hormat oleh partainya. Surat penggantian antar waktu (PAW) IM di kursi wakil rakyat tengah diproses. Sehingga, ia masih tercantum sebagai ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Semarang.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore