Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 03.34 WIB

Tragis! Kuli Bangunan di Surabaya Tewas Dibacok, Ditemukan Bersimbah Darah

Petugas saat mengevakuasi jenazah seorang kuli bangunan berinsial H, 37 tahun yang tewas dibacok orang tak dikenal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kecamatan Semampir, Surabaya, Rabu (29/4). (Dokumentasi Polsek Semampir) - Image

Petugas saat mengevakuasi jenazah seorang kuli bangunan berinsial H, 37 tahun yang tewas dibacok orang tak dikenal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kecamatan Semampir, Surabaya, Rabu (29/4). (Dokumentasi Polsek Semampir)

JawaPos.com - Nasib tragis dialami oleh seorang kuli bangunan berinsial H, 37 tahun. Ia diduga menjadi korban pembacokan dan ditemukan tewas di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kecamatan Semampir, Surabaya. 

Korban yang merupakan warga Dusun Tekap, Kelurahan Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, tepatnya ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta api Kelurahan Pegirian sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut kakak korban, Holimah, sebelum kejadian H sempat terlibat cekcok dengan orang tak dikenal ketika hendak melewati jalur perlintasan. Keluarga pun sempat mengira korban meninggal akibat tertabrak kereta api.

"Pamitnya ke keluarga itu berangkat kerja. Dua bulan ini dia jadi kuli, bantu saya bangun rumah. Setelah dikabari warga, saya kira adik saya ketabrak kereta, ternyata dibacok," tutur Holimah kepada awak media di lokasi, Rabu (29/4).

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Berdasarkan informasi warga, adiknya hanya melintas sambil mengucap permisi (unggah-ungguh) ke beberapa warga di lokasi kejadian.

"Saya nggak tahu detailnya. Kata warga, dia cuma lewat, bilang permisi, terus cekcok (dengan seseorang) kemudian dibacok," imbuhnya dengan mata berkaca-kaca, menahan tangis. 

Salah seorang warga lain yang tinggal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Ahmad Halil, juga menyebut tidak tahu pasti soal kronologi kejadian. Ia baru mengetahui adanya pembacokan setelah mendengar teriakan warga.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi bersimbah darah dan terkapar di tengah jalan. Ahmad juga mengatakan bahwa korban adalah warga baru dan baru tinggal sekitar dua bulan di daerah tersebut.

"Dia baru 2 bulan tinggal di sini. Baru pindah setelah Hari Raya (Idulfitri), bantu kakaknya bangun rumah di Sidotopo," imbuhnya. Sebelum menjadi kuli bangunan, korban diketahui bekerja sebagai TKW di Malaysia.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto membenarkan pembacokan di Wonokusumo. Namun, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena sedang penyelidikan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore