
Petugas saat mengevakuasi jenazah seorang kuli bangunan berinsial H, 37 tahun yang tewas dibacok orang tak dikenal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kecamatan Semampir, Surabaya, Rabu (29/4). (Dokumentasi Polsek Semampir)
JawaPos.com - Nasib tragis dialami oleh seorang kuli bangunan berinsial H, 37 tahun. Ia diduga menjadi korban pembacokan dan ditemukan tewas di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kecamatan Semampir, Surabaya.
Korban yang merupakan warga Dusun Tekap, Kelurahan Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, tepatnya ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta api Kelurahan Pegirian sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurut kakak korban, Holimah, sebelum kejadian H sempat terlibat cekcok dengan orang tak dikenal ketika hendak melewati jalur perlintasan. Keluarga pun sempat mengira korban meninggal akibat tertabrak kereta api.
Baca Juga:Kapal Pesiar Mewah yang Dikaitkan Sekutu Putin Lolos dari Selat Hormuz, AS Tak Berani Mengganggu
"Pamitnya ke keluarga itu berangkat kerja. Dua bulan ini dia jadi kuli, bantu saya bangun rumah. Setelah dikabari warga, saya kira adik saya ketabrak kereta, ternyata dibacok," tutur Holimah kepada awak media di lokasi, Rabu (29/4).
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Berdasarkan informasi warga, adiknya hanya melintas sambil mengucap permisi (unggah-ungguh) ke beberapa warga di lokasi kejadian.
"Saya nggak tahu detailnya. Kata warga, dia cuma lewat, bilang permisi, terus cekcok (dengan seseorang) kemudian dibacok," imbuhnya dengan mata berkaca-kaca, menahan tangis.
Salah seorang warga lain yang tinggal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Ahmad Halil, juga menyebut tidak tahu pasti soal kronologi kejadian. Ia baru mengetahui adanya pembacokan setelah mendengar teriakan warga.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi bersimbah darah dan terkapar di tengah jalan. Ahmad juga mengatakan bahwa korban adalah warga baru dan baru tinggal sekitar dua bulan di daerah tersebut.
"Dia baru 2 bulan tinggal di sini. Baru pindah setelah Hari Raya (Idulfitri), bantu kakaknya bangun rumah di Sidotopo," imbuhnya. Sebelum menjadi kuli bangunan, korban diketahui bekerja sebagai TKW di Malaysia.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto membenarkan pembacokan di Wonokusumo. Namun, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena sedang penyelidikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022