
Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD saat ditemui wartawan di Malang, Senin (3/9).
JawaPos.com - Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD menilai jika maraknya deklarasi tagar 2019 ganti presiden merupakan bagian dari demokrasi. Namun, hal itu harus tetap diawasi oleh aparat penegak hukum.
"Soal tagar itu, tergantung kita menyikapinya. Berharap aparat penegak hukum, aparat keamanan bersikap profesional dan adil. Mana yang melanggar hukum untuk ditindak, mana yang tidak melanggar hukum ya dibiarin aja, itu bagian dari demokrasi," ujarnya saat berkunjung ke Malang, Senin (3/9).
Dia mengatakan, deklarasi tagar 2019 ganti presiden, menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) belum ada di kampanye. "Sehingga sekarang itu aspirasinya belum terkait dengan kampanye sebenarnya. Tetapi tetap secara hukum harus diawasi oleh aparat penegak hukum," imbuh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Menurutnya, deklarasi itu sah-sah saja. Tergantung bagaimana mengemasnya. "Kan kadang ada yang disertai dan disusupi kekerasan, ada yang disusupi oleh sikap-sikap destruktif terhadap konstitusi," jelasnya.
Dia menyampaikan, dalam momen Pemilihan Presiden (Pilpres), setiap orang berhak mengajukan aspirasi baik itu berkelompok atau tidak, namun harus dalam batas konstitusional. "Artinya tidak boleh ada kekerasan, pemilu ini harus dilaksanakan sebagai hak-hak konstitusional," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
