Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 September 2023 | 23.48 WIB

Mulai Besok Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Pasca Kebakaran, Simak Ketentuannya

Wisata Gunung Bromo akhirnya dibuka mulai Selasa 19 September 2023 dengan ketentuan tertentu. - Image

Wisata Gunung Bromo akhirnya dibuka mulai Selasa 19 September 2023 dengan ketentuan tertentu.

JawaPos.com – Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Septi Eka Wardhani, mengungkapkan bahwa wisata Gunung Bromo akan mulai dibuka kembali pada besok Selasa, 19 September 2023.

Seperti diketahui, Bukit Teletubbies di kawasan TNBTS sempat ditutup lantaran mengalami kebakaran yang diakibatkan oleh flare pengunjung. Karena kejadian itu, lahan seluas seluas 504 hektare kini hangus menghitam.

“Kunjungan wisatawan dibuka mulai Selasa, 19 September 2023, pukul 00.01 WIB,” kata Septi, seperti dilansir dari Antara, Senin (18/9).

Baca Juga: Luas Lahan Terdampak Karhutla Bromo 504 Ha, Arjuno 5.094 Ha

Pada kebijakan dibukanya TNBTS kali ini, Septi mengatakan ada empat akses masuk ke Gunung Bromo yang dibuka, yakni Coban Trisula Kabupaten Malang, Wonokitri Kabupaten Pasuruan, Cemoro Lawang Kabupaten Probolinggi dan Senduro Kabupaten Lumajang.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, TNBTS tidak menyediakan tiket offline, sehingga calon wisatawan harus mem-booking-nya terlebih dahulu melalui tautan https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org/.

“Tidak ada pembelian karcis Bromo secara offline di seluruh pintu masuk, kecuali booking online sedang bermasalah,” terangnya.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Kebakaran Bukit Teletubbies Gunung Bromo, Manajer Foto Prewed Segera Disidang

Lebih lanjut, bagi wisatawan yang sudah terlanjur membeli tiket wisata Gunung Bromo pada rentang waktu 7-18 september 2023, kata Septi, dapat melakukan pengajuan ulang lewat laman http://bit.ly/reschedulebromo092023.

Selain kawasan Gunung Bromo, destinasi wisata lain di sekitarnya seperti kawasan Ranu Regulo dan Ranu Darungan, juga telah dibuka bagi pengunjung dengan tiket yang bisa dibeli secara offline.

Kemudian untuk aktivitas pendakian di Gunung Semeru, Septi menyebut bahwa hal tersebut masih belum diizinkan lantaran Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level III.

Baca Juga: Bintang Emon Sindir Penyulut Flare yang Tuntut Balik Petugas Gunung Bromo

Selanjutnya, Septi berpesan kepada masyarakat khususnya calon wisatawan, agar mengikuti dan mentaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh pengelola. Terlebih lagi, berkaca pada peristiwa kebakaran yang sebelumnya.

Wisatawan tidak diperkenankan membawa peralatan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, seperti kembang api, petasan, flare atau suar, dan termasuk membuat api unggun atau perapian.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore