
Kebakaran Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, memaksa puluhan penghuni berjuang menyelamatkan diri dari kepulan asap tebal pada Kamis (30/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kebakaran Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, memaksa puluhan penghuni berjuang menyelamatkan diri dari kepulan asap tebal pada Kamis (30/4).
Meski api sudah dilokalisir petugas Damkar, asap tebal masih terlihat keluar dari bagian gedung. Tim pemadam kebakaran terus berjibaku melawan si jago merah yang mengamuk di area gedung utama, menyebabkan kepanikan luar biasa bagi para penghuni yang masih berada di dalam gedung.
Suasana di lokasi kejadian tampak sangat genting dengan hilir mudiknya mobil ambulans. Kendaraan medis tersebut terlihat sibuk keluar masuk area apartemen untuk mengevakuasi warga yang pingsan atau mengalami sesak napas akibat menghirup asap beracun.
Petugas medis tampak berlarian membawa tandu serta kasur dorong menuju area dalam gedung. Pasokan tabung oksigen pun dikerahkan dalam jumlah banyak guna memberikan pertolongan pertama bagi para korban yang kehabisan napas di tengah sirkulasi udara yang memburuk.
Aksi penyelamatan terus dilakukan secara intensif. Para petugas yang mengenakan seragam anti api lengkap dengan masker pelindung wajah dan tabung oksigen masuk secara bergantian untuk menyisir setiap sudut ruangan, memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
Upaya Pemadaman dan Evakuasi Lantai Atas
Setidaknya sepuluh unit mobil pemadam kebakaran disiagakan tepat di depan kantor Sudin Gulkarmat Jakarta Barat. Meskipun asap hitam di lantai dasar mulai menipis, titik api baru justru terdeteksi muncul di sekitar lantai empat dan lima tower bagian kiri.
Untuk mempercepat pembersihan udara, sebuah mobil blower raksasa dikerahkan untuk menyedot asap keluar dari dalam bangunan. Tangga darurat juga dibentangkan dari area parkiran menuju lantai empat sebagai jalur akses utama petugas pemadam untuk menembus titik panas.
Kondisi semakin dramatis ketika sejumlah penghuni di lantai enam ke atas terlihat panik di jendela sambil melambaikan tangan meminta bantuan. Petugas di lapangan terus berupaya menenangkan massa menggunakan pengeras suara agar tidak terjadi tindakan nekat yang membahayakan nyawa.
Puluhan Warga Masih Terjebak di Tower C

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
