
ILUSTRASI: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 13,41 miliar per bulan untuk menggaji para Guru Tidak Tetap (GTT) di wilayahnya pada 2018 ini.
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 13,41 miliar per bulan untuk menggaji para Guru Tidak Tetap (GTT) di wilayahnya pada 2018 ini. Sehingga, dalam setahun dihitung dana yang dibutuhkan mencapai Rp 160,92 miliar.
Hal itu dibeberkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Jateng, Gatot Bambang Hastowo. Angka tersebut diperoleh menggunakan hitungan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
"Itu merupakan anggaran minimal karena asumsi UMK yang digunakan di Banjarnegara Rp 1,49 juta atau UMK terkecil di Jateng pada 2018. Sementara guru yang mengajar 24 jam ke atas memperoleh tambahan penghasilan 10 persen dari UMK," terangnya, Selasa (16/10).
Kalkulasi tersebut, menurutnya, didapat berdasarkan jumlah GTT untuk jenjang SMA/SMK/SLB yang ada di Jateng. "Kita mengontrak GTT dan dibayar sesuai UMK dari APBD Provinsi, terdapat 8.620 GTT," jelas Gatot.
Pendayagunaan GTT itu, kata Gatot, diperlukan lantaran saat ini Jateng masih kekurangan tenaga guru. Dirinya berujar, bahwa kebutuhan guru di Jawa Tengah untuk SMA/SMK/SLB mencapai 36.634 orang.
Sedangkan ketersediaan guru di Jateng saat ini hanya 25.912 guru. Sehingga masih kurang 10.722 orang. “Jumlah guru masih kurang jika dibandingkan rombongan belajar dan jumlah jamnya. Apalagi ada yang pensiun sekitar 600 guru,” terangnya lagi
Kembali ke soal upah bagi GTT tadi, Gatot menyebut bagaimanapun pihaknya tak bisa mengintervensi pemerintah kabupaten/kota dalam pengalokasian anggaran guna membayar GTT selain SMA/SMK. "Kewenangan Pemprov hanya pada SMA dan SMK sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah," cetusnya.
Gatot menambahkan, bahwa di saat bersamaan pihaknya terus mengusulkan pada pemerintah pusat terkait penambahan alokasi formasi CPNS tenaga guru. Sebagai informasi, jumlah total formasi CPNS 2018 yang diperoleh Pemprov Jateng sebanyak 1.926. Terdiri dari 864 formasi tenaga guru, 803 formasi tenaga kesahatan dan 259 tenaga teknis.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
