Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Desember 2022 | 04.47 WIB

Saling Sindir Lagi, Google Sebut Apple Message Terjebak Era 1990-an

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Google sekali lagi menyindir Apple dan platform perpesanannya. Layanan instan messaging Apple yakni Apple Message disebut oleh Google terjebak pada era 1990-an atau dengan kata lain Apple Message kuno.

Sindiran ini bukan tanpa alasan dilontarkan Google ke Apple. Ini dilontarkan setelah Google menyebutkan penolakan Apple untuk menggunakan RCS atau Rich Communication Service.

RCS sendiri merupakan standar pengiriman pesan yang dirancang untuk menggantikan standar pengiriman pesan SMS saat ini. Teknologi ini digadang-gadang bisa memberikan dukungan untuk foto dan video beresolusi lebih tinggi, pesan audio, dan ukuran file yang lebih besar.

Sebagai informasi, teknologi pesan singkat atau SMS sendiri pertama dikenalkan sekitar 30 tahun yang lalu. Google telah memposting posting blog untuk merayakan teknologi ini di situs webnya, menggunakan kesempatan itu untuk mengumumkan enkripsi end-to-end yang akan datang.

Namun yang lebih penting, Google melakukan hal ini untuk menonjolkan keunggulan pengganti SMS, yakni RCS. Google sendiri diketahui selalu mengolok-olok Apple karena penolakannya yang konsisten untuk mengirimkan pesannya melalui RCS.

Hal ini juga tampaknya diperparah karena erusahaan tersebut takut akan potensi pesaing Android iMessage. "Tidak ada pertanyaan di benak Google: aplikasi Apple masih di tahun 1990-an," kata Neena Budhiraja Manajer Produk Grup, Message by Google di blog resminya.

Google menjelaskan, RCS dapat bekerja secara universal. Jadi, di mana pun Anda tinggal, siapa yang membuat ponsel Anda atau apa yang dijalankannya, Anda dapat menikmati pengalaman SMS yang sama.

"Dan hari ini, semua operator dan produsen seluler utama telah mengadopsi RCS sebagai standar, kecuali Apple. Apple menolak untuk mengadopsi RCS dan terus mengandalkan SMS ketika orang-orang dengan iPhone mengirim pesan kepada orang-orang dengan ponsel Android. Artinya SMS mereka masih tahun 1990-an," lanjutnya.

Tentu saja, sangat masuk akal bagi Google untuk membuat pernyataan seperti itu dan memposisikan dirinya secara sistematis di depan saingan utamanya karena sejumlah pembaruan kecil akan sangat meningkatkan pengalaman di Google Messages.

"Sebagian besar dunia seluler menggunakan RCS, tetapi ada satu perusahaan yang lamban. Tapi setelah 30 tahun mengirim SMS, ini benar-benar waktunya," tandasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore