
Kereta Api Sancaka Utara new generation modifikasi yang mulai beroperasi pada 8 Maret 2025. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)
JawaPos.com-Kenyamanan perjalanan kereta api menjadi perhatian para penumpang. Terutama dengan hadirnya beragam jenis kursi yang ditawarkan PT KAI.
Sedikitnya terdapat dua tipe kursi yang paling sering dibahas. Yaitu kursi New Generation (New Gen) dan kursi stainless steel. Keduanya memiliki karakteristik berbeda sesuai dengan kelas kereta yang menggunakan fasilitas tersebut.
Kursi New Gen biasanya ditemukan di kereta kelas Eksekutif, Bisnis Premium, hingga beberapa rangkaian Commuterline terbaru. Desainnya lebih modern, ergonomis, dan memprioritaskan kenyamanan jangka panjang.
Sementara kursi stainless steel lazim digunakan pada kereta Ekonomi dan KRL lama, yang dirancang lebih sederhana namun tahan lama dan mudah perawatan.
Terdapat perbedaan pada keduanya. Perbedaan pertama terletak pada material dan bantalan kursi.
Kursi New Gen memakai busa tebal dan dilapisi kulit sintetis berkualitas, memberikan kenyamanan saat perjalanan jauh. Sementara kursi stainless steel tidak memiliki bantalan, hanya dilapisi permukaan logam yang kuat sehingga cocok untuk kereta jarak dekat atau komuter.
Selain material, fitur kursi New Gen lebih lengkap. Penumpang biasanya mendapatkan sandaran yang dapat direbahkan, leg rest, meja lipat, hingga colokan listrik.
Fitur-fitur ini membuat perjalanan panjang terasa lebih nyaman. Sebaliknya, kursi stainless steel hanya menyediakan ruang duduk dasar tanpa fitur tambahan demi memaksimalkan kapasitas penumpang.
Perbedaan juga dapat dilihat dari layout tempat duduk. Kursi New Gen biasanya diatur dalam formasi 2-2 seperti pesawat, memberikan ruang pribadi lebih lapang.
Sedangkan kursi stainless steel sering ditempatkan dalam formasi memanjang seperti bangku, yang memungkinkan lebih banyak penumpang namun kurang memberikan privasi.
Kelas kereta yang menggunakan kursi New Gen juga berbeda. Pada umumnya, kereta Eksekutif dan Bisnis Premium sudah memakai kursi generasi terbaru ini. Kereta Ekonomi Regular, KA lokal, dan sebagian KRL lama masih mengandalkan kursi stainless steel karena lebih kuat dan efisien untuk perjalanan padat penumpang.
Kursi New Gen menawarkan nilai tambah dari sisi keamanan dan keselamatan, dengan konstruksi ergonomis yang sesuai standar terbaru. Desainnya mengurangi risiko pegal dan cedera selama perjalanan panjang.
Sementara kursi stainless steel dipilih karena keawetannya yang mampu bertahan bertahun-tahun meski digunakan pada perjalanan intensif.
Dari sisi perawatan, kursi stainless steel lebih menang karena mudah dibersihkan, tahan noda, dan lebih murah dalam perawatannya. Kursi New Gen meski nyaman, memerlukan perawatan berkala pada busa dan cover agar tetap terlihat premium dan tidak cepat rusak.
Bagi penumpang, memilih antara kedua kursi ini biasanya tergantung pada kelas kereta dan tujuan perjalanan. Untuk perjalanan jauh seperti Jakarta–Surabaya, kursi New Gen lebih direkomendasikan karena menawarkan kenyamanan tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022