Pasar Beringharjo, Yogyakarta. (Dok. jogjacagar.jogjaprov.go.id)
JawaPos.com - Jogjakarta tidak pernah habisnya dibahas untuk wisata, khususnya wisata kuliner yang memanjakan lidah. Apalagi di kota pendidikan ini masih banyak terdapat pasar tradisional. Semua itu dapat dikatakan sebagai surga kuliner.
Tidak bisa dipungkiri, kuliner menjadi salah satu alasan orang berbondong-bondong datang ke Jogja. Di kota ini penjual makanan selalu punya menu yang seolah tidak ada habisnya untuk menarik perhatian para wisatawan.
Dikutip dari bobobox.com, pasar-pasar tradisional di Jogja bukan hanya sekadar tempat berbelanja saja, tetapi juga menjadi jembatan untuk dapat melihat tradisi kuliner yang telah diwariskan secara turun temurun.
Nah, pasar tradisional mana saja yang bisa dijadikan destinasi wisata kuliner saat datang ke Yogyakarta? Berikut ulasannya.
Lokasi pasar tradisional ini cocok didatangi saat datang ke Malioboro, karena lokasinya masih masuk kawasan tersebut. Dikutip dari kenanganjogja.com, Pasar Beringharjo merupakan pasar tertua di Jogja yang punya beragam jajanan pasar tradisional. Tak heran, dari rasa manis sampai gurih, semuanya ada di sini. Salah satu yang menjadi daya tarik utama yakni keberadaan jajanan yang tergolong langka.
Beberapa yang bisa dicoba adalah getuk lindri, cenil, klepon, tiwul ayu, serta jadah tempe. Ada juga gudeg, hidangan khas Jogja yang memiliki rasa manis dan diolah dari nangka muda yang dimasak dengan santan serta rempah-rempah.
Tak hanya menjajakan kuliner yang khas, Pasar Legi Kotagede merupakan saksi sejarah dan kekayaan budaya Yogyakarta. Dilansir dari alodiatour.com, suasana tradisional di pasar ini masih sangat kental. Berbagai peninggalan seperti bangunan kuno, dan keramahan pedagang serta keragaman dagangan membuat pasar ini menjadi destinasi wisata wajib dikunjungi.
Di Pasar Legi Kotagede, pengunjung bisa membeli berbagai macam produk lokal yang khas seperti batik, kerajinan tangan, bahan makanan, sampai jajanan pasar yang siap menggoyang lidah.
Pasar Prawirotaman berlokasi di Jalan Parangtritis No.103, Brontokusuman, Kota Yogyakarta. Tempat ini buka mulai pukul 5.00 hingga 20.00. Yang menarik dari pasar ini adalah bangunan yang terlihat seperti gabungan antara pasar modern dan tradisional.
Jika ingin mencari spesifik pada kuliner, pengunjung bisa datang di lantai satu karena banyak tersedia foodcourt dengan jajanan yang bermacam-macam. Di antaranya adalah es teler, es kelapa, dan beragan jenis makanan yang siap membuat perut kenyang.
Baca Juga: Resep Gemblong Ketan Hitam dengan Gula Pasir Putih, Jajanan Pasar Tradisional Khas Indonesia!
Pasar Ngasem berlokasi di Jalan Polowijan No.11, Patehan, Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta, Pasar Ngasem beroperasi mulai pukul 5.00 hingga 16.00. Pasar ini cocok dikunjungi sebelum atau setelah berkeliling Keraton Jogja atau Tamansari.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
