
Dirut KAI Wisata Hendy Helmy (kiri) dan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo menjelang perjalan ke Sukabumi, Rabu (11/9). (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
JawaPos.com – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menggelar perjalanan kereta luar biasa (KLB) dari Gambir ke Sukabumi hari ini (11/9).
Perjalanan dalam rangka hari jadi ke-15 anak usaha PT KAI itu menyuguhkan sejumlah pengalaman menarik bagi penumpang. Mulai dari cerita sejarah kereta, karaoke, hingga dining on train.
Direktur Utama KAI Wisata Hendy Helmy mengatakan, KAI Wisata sudah berdiri sejak tahun 2009. Selama ini, pihaknya melayani perjalanan wisata untuk individu maupun kelompok yang menggunakan kereta api sebagai transportasi utama.
Layanan itu didukung dengan angkutan lanjutan serta penunjang lainnya. Seperti ticketing domestik dan internasional, akomodasi, pengurusan dokumen perjalanan seperti paspor, visa dan asuransi, serta sewa kendaraan perusahaan.
"KAI Wisata juga menyediakan jasa Tour & MICE, pengelolaan bangunan bersejarah seperti Heritage Building Lawang Sewu dan Indonesian Railway Museum Ambarawa di Semarang, Hotel Transit, fasilitas Shower and Locker, dan mengelola Luxury Lounge di beberapa stasiun besar pulau Jawa," terangnya.
Dalam kesempatan itu, hadir Dirut PT KAI Didiek Hartantyo dan para pimpinan anak perusahaan PT KAI. Juga para mitra, key opinion leader, dan Insan KAI Wisata. " Untuk menikmati perjalanan istimewa Jakarta-Sukabumi," tutur Hendy, di Jakarta, Rabu (11/9).
"Dalam rangkaian perjalanan istimewa ini, KAI Wisata menggunakan rangkaian Kereta Luar Biasa (KLB). Terdiri dari Kereta Dining on Train, Kereta Panoramic, Kereta Tematik Ball, dan Kereta Priority. Sekaligus memberikan pelayanan terbaiknya kepada tamu undangan VIP sebanyak 150 orang," terangnya.
Puncak peringatan hari Jadi ke-15 KAI Wisata dirayakan di Stasiun Sukabumi Jawa Barat yang dimulai dari pelepasan awal Stasiun Gambir. Para tamu istimewa yang diundang berkesempatan ikut naik rangkaian KLB ini disuguhkan dengan penuh cerita sejarah kereta api.
"Sejarah berdirinya KAI Wisata dan hiburan selama perjalanan dari Stasiun Gambir hingga Stasiun Sukabumi," ujarnya.
Rangkaian Kereta dining on train juga menjadi pusat perhatian, di mana rangkaian tersebut akan menyuguhkan fine dining yang menjadi pembeda dengan rangkaian lainnya.
"Memiliki kapasitas 16 seat, dining on train disi oleh para undangan VIP seperti Direktur Utama KAI, Direktur Utama Anak Perusahaan, Mitra dan KOL untuk merasakan pengalaman secara eksklusif. Yang mana kereta dining on train belum dibuka secara umum," paparnya.
Kemudian, rangkaian panoramic juga didukung oleh penampilan akustik untuk menghibur para undangan dan fasilitas karaoke pada kereta wisata tematik Bali.
"Harapan Kami ke depannya KAI Wisata terus berinovasi dan meningkatkan lagi lini bisnisnya. khususnya menambahkan jadwal perjalanan kereta wisata dantujuan perjalanan wisata yang dikemas menarik dapat menggunakan kereta wisata dengan meningkatkan pelayanan eksklusif di atas kereta," ujarnya.
Puncak perayaan di Stasiun Sukabumi dilakukan dengan potong tumpeng dan disambut oleh klakson Kereta Api Wisata.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
