seseorang yang bekerja di pekerjaan yang sama lebih dari 15 tahun (Freepik/nurmagungfirmansyah)
JawaPos.com - Di dunia kerja modern yang serba cepat, berpindah pekerjaan setiap beberapa tahun sering dianggap hal yang wajar. Banyak orang mencari tantangan baru, gaji lebih tinggi, atau lingkungan kerja yang berbeda. Namun ada juga orang yang memilih tetap bertahan di pekerjaan yang sama selama belasan bahkan puluhan tahun.
Jika seseorang telah bekerja di tempat yang sama selama lebih dari 15 tahun, keputusan tersebut biasanya bukan sekadar kebetulan. Dari sudut pandang psikologi—khususnya dalam kajian Psikologi Kepribadian dan Psikologi Organisasi—ketahanan karier seperti ini sering berkaitan dengan pola karakter tertentu.
Bertahan lama di satu pekerjaan membutuhkan kombinasi stabilitas emosi, kesetiaan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan internal organisasi. Menariknya, banyak penelitian juga mengaitkan sifat-sifat tersebut dengan model kepribadian seperti Big Five Personality Traits.
Dilansir dari Silicon Canals, terdapat delapan ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang mampu bertahan di pekerjaan yang sama selama lebih dari 15 tahun.
1. Loyalitas yang Tinggi
Salah satu ciri paling menonjol adalah loyalitas. Orang yang bertahan lama biasanya memiliki komitmen kuat terhadap organisasi, tim, dan nilai-nilai perusahaan.
Mereka tidak mudah tergoda oleh tawaran eksternal jika merasa tempat kerjanya masih memberikan rasa aman dan penghargaan. Bagi mereka, hubungan jangka panjang lebih penting daripada keuntungan jangka pendek.
Loyalitas ini juga sering membuat mereka menjadi figur yang dipercaya oleh manajemen maupun rekan kerja.
2. Ketahanan Mental (Resilience)
Bekerja lebih dari satu dekade di tempat yang sama berarti seseorang pasti telah melewati banyak perubahan: pergantian atasan, restrukturisasi organisasi, tekanan target, hingga konflik internal.
Orang yang bertahan biasanya memiliki tingkat resilience yang tinggi—kemampuan untuk bangkit kembali setelah menghadapi tekanan atau kegagalan.
Alih-alih menyerah ketika keadaan sulit, mereka cenderung mencari cara untuk menyesuaikan diri dan tetap maju.
3. Konsistensi dan Disiplin
Karier yang panjang jarang terjadi tanpa konsistensi. Orang yang bertahan lama biasanya memiliki kebiasaan kerja yang stabil: datang tepat waktu, menyelesaikan tugas secara teratur, dan menjaga standar kualitas.
Konsistensi ini sering membuat mereka dianggap sebagai “pilar” dalam tim. Rekan kerja tahu bahwa mereka bisa diandalkan dalam berbagai situasi.
Dalam banyak organisasi, sifat ini jauh lebih berharga daripada sekadar bakat yang tidak konsisten.
4. Kemampuan Beradaptasi dengan Perubahan
Ironisnya, orang yang bertahan lama bukan berarti kaku terhadap perubahan. Justru sebaliknya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
