Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2026 | 17.02 WIB

PS5 Punya Celah Keamanan Baru, Eksploitasi Relapse Jadi Sorotan

Ilustrasi Sony PlayStation 5 Pro. (Sony) - Image

Ilustrasi Sony PlayStation 5 Pro. (Sony)

JawaPos.com - Keamanan konsol PlayStation 5 (PS5) kembali menjadi perhatian setelah komunitas peretas merilis eksploitasi baru bernama Relapse. Metode tersebut memanfaatkan kerentanan pada peramban web PS5 untuk memperoleh akses tulis ke kernel konsol, sehingga memungkinkan perangkat menjalankan kode arbitrer.

Seperti dilansir dari Arstechnica, eksploitasi Relapse dapat digunakan pada PS5 dengan firmware hingga versi 13.6 yang dirilis pada Juli. Cakupan tersebut meliputi konsol yang belum diperbarui ke firmware 14.00.00, yang diluncurkan Sony pada pertengahan September.

Relapse memanfaatkan kerentanan WebKit pada peramban web tersembunyi PS5. Melalui celah tersebut, eksploitasi meningkatkan hak akses hingga mencapai kernel, bagian inti sistem operasi konsol. Metode ini kemudian memasang ELF loader untuk mempermudah eksekusi kode arbitrer.

Temuan tersebut memperluas kemampuan eksploitasi pada PS5. Sebelumnya, sebagian besar metode serupa hanya dapat digunakan pada firmware versi lama. Kondisi itu membuat pengguna yang ingin memanfaatkan eksploitasi harus mempertahankan firmware tertentu atau mencari konsol bekas yang belum diperbarui.

Relapse juga disebut lebih efisien dibandingkan metode jailbreak PS5 terdahulu. Pada beberapa eksploitasi sebelumnya, proses percobaan dapat menyebabkan sistem mengalami hang hingga 50 menit.

Dukungan terhadap firmware yang lebih baru turut membuka kemungkinan penggunaan eksploitasi pada lebih banyak gim PS5. Sebab, sejumlah gim mensyaratkan versi firmware tertentu yang tersedia ketika gim tersebut dirilis.

Dengan demikian, Relapse berpotensi mendukung lebih banyak judul, termasuk gim digital yang dibeli secara resmi, untuk kebutuhan pencadangan pribadi. Namun, kompatibilitasnya tetap bergantung pada versi firmware dan persyaratan masing-masing gim.

Konsol PS5 yang telah di-jailbreak juga dapat menjalankan aplikasi homebrew, seperti emulator dan modifikasi tidak resmi untuk meningkatkan frame rate sejumlah gim PS4 lama hingga 60 fps.

Sementara itu, upaya menghadirkan sistem operasi Linux secara penuh di PS5 masih terus dikembangkan. Berdasarkan informasi yang tersedia, implementasi tersebut saat ini hanya dapat dipasang pada konsol dengan firmware versi 7.61 atau lebih lama.

Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber: arstechnica
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore