Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Oktober 2026 | 23.32 WIB

Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara

Tim Fun IKA ITS Track Squad (FITS) dan Runners IKA ITS (RITS) di ajang ITB Ultra Marathon 2026. (Dok: istimewa) - Image

Tim Fun IKA ITS Track Squad (FITS) dan Runners IKA ITS (RITS) di ajang ITB Ultra Marathon 2026. (Dok: istimewa)

JawaPos.com - Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencatatkan hasil membanggakan dalam debut mereka di ITB Ultra Marathon 2026. Melalui tim Fun IKA ITS Track Squad (FITS) dan Runners IKA ITS (RITS), para pelari berhasil finis di posisi pertama, ketiga, dan keenam dalam klasifikasi Alumni Perguruan Tinggi Lain pada ajang lari estafet sejauh 180 kilometer dari Jakarta menuju Bandung.

ITB Ultra Marathon edisi kesembilan berlangsung pada 16-18 Oktober 2026 dengan rute yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Dalam ajang tersebut, FITS menurunkan dua tim pada kategori Relay 16, sedangkan RITS berkompetisi di kategori Relay 8.

Hasil paling menonjol dibukukan FITS 1 yang berhasil finis di posisi pertama klasifikasi Alumni Perguruan Tinggi Lain kategori Relay 16. Tim tersebut memulai perjalanan dari Gedung Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/10) pukul 21.12 WIB dan mencapai garis finis pada Sabtu (17/10) pukul 19.49 WIB dengan catatan waktu 22 jam 37 menit 12 detik.

FITS 2 juga tampil impresif dengan menempati posisi ketiga pada kategori dan klasifikasi yang sama. Sementara itu, RITS mengakhiri lomba di posisi keenam klasifikasi Alumni Perguruan Tinggi Lain kategori Relay 8 dengan catatan waktu 25 jam 34 menit 17 detik.

Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi ketiga tim yang baru pertama kali mengikuti ajang lari jarak jauh tersebut. Selain bersaing mengejar posisi terbaik, para pelari juga harus menjaga konsistensi selama menempuh rute panjang dengan kondisi fisik dan cuaca yang berubah-ubah.

Project Officer Team RITS & FITS, Awaluddin Syarif, mengatakan persiapan menghadapi lomba menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh anggota tim. Perbedaan latar belakang angkatan, jurusan, domisili, dan kesibukan mengharuskan mereka menyusun program latihan, membagi segmen lari, hingga menyiapkan logistik serta rencana keselamatan secara terkoordinasi.

“Kami memandang keikutsertaan ini bukan sekadar proyek olahraga, melainkan proyek kepemimpinan. Tantangannya dimulai jauh sebelum hari perlombaan: membentuk tiga tim dari alumni dengan latar belakang angkatan, jurusan, domisili, dan kesibukan yang berbeda, menyusun pola latihan, membagi segmen lari, hingga menyiapkan logistik dan rencana keselamatan di sepanjang rute Jakarta–Bandung,” kata Awaludin dalam keterangannya, Rabu (21/10).

Dalam lomba estafet, keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu yang berlari, tetapi juga koordinasi seluruh anggota di luar lintasan. Pengaturan pergantian pelari, strategi waktu, pemenuhan nutrisi dan hidrasi, serta komunikasi menjadi faktor penting untuk menjaga perjalanan tetap berjalan sesuai rencana.

Operational Manager RITS & FITS, Ahmad Ramadhani, menilai kekompakan menjadi salah satu pelajaran penting yang didapatkan tim selama mengikuti kompetisi tersebut. Menurut dia, keberhasilan mencapai garis finis merupakan hasil kerja bersama antara pelari dan anggota tim pendukung.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore