Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06.28 WIB

Sergey Brin Sebut AI Google Memasuki Fase Perbaikan Diri yang Bisa Mempercepat Lahirnya Model Baru

Sergey Brin menilai AI Google mulai memasuki fase perbaikan diri yang dapat mempercepat pengembangan generasi model berikutnya (Business Insider) - Image

Sergey Brin menilai AI Google mulai memasuki fase perbaikan diri yang dapat mempercepat pengembangan generasi model berikutnya (Business Insider)

JawaPos.com - Google mulai memasuki fase penting dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Salah satu pendirinya, Sergey Brin, mengatakan model AI perusahaan kini bekerja bersama para peneliti untuk membangun generasi penerusnya.

Perubahan ini berpotensi mempercepat perlombaan teknologi AI global karena sistem yang dikembangkan tidak lagi hanya membantu manusia, tetapi juga berperan dalam menciptakan model yang lebih canggih.

Dilansir dari Business Insider, Jumat (16/10/2026), Brin menyampaikan perkembangan tersebut dalam diskusi mengenai pembuatan Gemini 4 Argon, model AI terbaru Google. Dia menilai pengembangan internal perusahaan berlangsung semakin cepat, terutama setelah peluncuran sejumlah model Flash sebelum Gemini 4.

"Kami mulai memasuki siklus perbaikan diri rekursif," ujarnya, merujuk pada proses yang dikenal sebagai recursive self-improvement (RSI). 

RSI terjadi ketika AI membantu mengembangkan, menguji, atau menyempurnakan sistem AI berikutnya. Jika hasil pengembangan itu membuat model baru semakin efektif dalam membantu riset, proses tersebut dapat berulang dan mempercepat kemajuan berikutnya.

Brin menggambarkan kolaborasi yang kini berlangsung di Google dengan mengatakan, "Sekarang, para peneliti kami dan model AI bekerja berdampingan untuk membuat versi model berikutnya."

Kecepatan tersebut menjadi perhatian karena RSI dapat mengubah cara perusahaan teknologi mengembangkan AI. Brin mengaku antusias dengan ritme kerja tim Google. Bahkan, ketika publik menyaksikan video peluncuran Argon, tim internal perusahaan diperkirakan sudah mengerjakan beberapa generasi model lebih maju.

Business Insider sebelumnya melaporkan bahwa karyawan Google menguji model bernama Carbon, versi yang dinilai sejumlah staf setara dengan Opus 5.5 milik Anthropic dalam tugas pemrograman. Penilaian itu berasal dari pengujian internal, bukan hasil verifikasi independen. 

Indikasi pergeseran tersebut juga terlihat dalam laporan keselamatan Argon yang diterbitkan Google. Perusahaan menyebut sebagian proses penelitian dan pengembangan AI mulai terotomatisasi.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore