
Google Doodle pada hari ini, Minggu (21/6), mengusung tema dangdut dalam rangka merayakan Hari Musik Sedunia. (tangkapan layar Google.com)
JawaPos.com - NVIDIA, Google, dan Emerald AI membentuk koalisi baru bernama AI Energy Management Alliance (AEMA). Koalisi tersebut mendorong pengembangan pusat data kecerdasan buatan (AI) yang lebih fleksibel dalam menggunakan energi, sehingga tidak terlalu membebani jaringan listrik.
Melalui AEMA, ketiga perusahaan ingin membuat standar yang memungkinkan pusat data menyesuaikan konsumsi listrik berdasarkan kondisi jaringan. Sebagai imbalannya, operator jaringan diharapkan dapat mempercepat proses penyambungan pusat data ke jaringan listrik.
NVIDIA menjelaskan, infrastruktur kelistrikan Amerika Serikat selama ini dibangun untuk menghadapi pola permintaan listrik yang relatif stabil. Sementara itu, pusat komputasi modern memiliki kemampuan untuk mengatur penggunaan dayanya secara dinamis.
Karena itu, pusat data diharapkan dapat mengalihkan beban kerja komputasi, menggunakan energi dari sistem penyimpanan, serta mengurangi konsumsi ketika jaringan menghadapi kondisi darurat. Dengan cara tersebut, pusat data dapat diperlakukan sebagai sumber daya yang dapat dikendalikan, bukan sekadar beban listrik yang kaku.
CEO Emerald AI Varun Sivaram mengatakan, pusat data baru di AS saat ini dapat menunggu hingga satu dekade atau lebih untuk memperoleh sambungan listrik. Perusahaan utilitas harus memastikan kapasitas tersedia bagi seluruh pelanggan ketika permintaan mencapai puncak.
Di sisi lain, rata-rata pemanfaatan jaringan listrik disebut hanya sekitar 50 persen. Sivaram menilai fleksibilitas pusat data AI dapat membantu memanfaatkan kapasitas yang sudah tersedia.
"termasuk pada sore hari yang sangat panas saat AC beroperasi maksimal," tulis Sivaram seperti dikutip dari Engadget.
Ia menyebut, jika pusat data AI mampu mengurangi beban ketika jaringan berada pada kondisi paling berat sepanjang tahun, Amerika Serikat berpotensi menyediakan kapasitas hingga 100 GW dari jaringan yang sudah ada untuk pusat data fleksibel.
AEMA juga mengusulkan standardisasi persyaratan teknis, metrik kinerja, dan pertukaran data operasional. Pusat data yang memenuhi standar diharapkan mendapat sambungan jaringan lebih cepat dan berpotensi memperoleh skema berbagi biaya infrastruktur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022