Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 05.54 WIB

Gawat! Dokter dan Talenta Teknologi Ramai-Ramai Eksodus dari Israel, Pertanda Apa?

Blok apartemen dan gedung perkantoran yang sedang dibangun di Tel Aviv, 27 Agustus 2024. (Reuters). - Image

Blok apartemen dan gedung perkantoran yang sedang dibangun di Tel Aviv, 27 Agustus 2024. (Reuters).

JawaPos.com - Israel dilaporkan sedang menghadapi perubahan besar dalam pola emigrasi warganya. Bukan lagi didominasi anak muda yang mencari pengalaman di luar negeri, gelombang eksodus terbaru justru semakin banyak diisi dokter, pekerja high-tech, profesional berpenghasilan tinggi, dan warga berusia 40–50 tahun yang sedang berada di puncak karier.

Laporan terbaru Otoritas Pajak Israel menunjukkan, jumlah warga yang meninggalkan Israel meningkat sekitar 50 persen dalam enam tahun terakhir. Namun, perhatian terbesar tertuju pada perubahan profil mereka.

Sektor teknologi tinggi dan kesehatan menjadi dua kelompok yang mengalami peningkatan emigrasi paling tajam. Jumlah pekerja high-tech yang pindah ke luar negeri melonjak sekitar 150 persen, sedangkan emigran dari sektor kesehatan meningkat lebih dari dua kali lipat.

Fenomena ini berpotensi menjadi masalah serius bagi Israel karena kedua sektor tersebut merupakan bagian penting dari perekonomian sekaligus membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian tinggi.

Melansir Jerusalem Post, data Otoritas Pajak memperlihatkan bahwa gelombang emigrasi terbaru semakin terkonsentrasi pada pekerja berpendapatan tinggi.

Jika dibandingkan dengan sektor berupah lebih rendah seperti pendidikan dan manufaktur yang hampir tidak mengalami perubahan berarti, sektor high-tech justru mencatat lonjakan emigrasi sekitar 150 persen.

Sementara itu, jumlah warga yang bekerja di sektor kesehatan dan kemudian meninggalkan Israel meningkat lebih dari dua kali lipat.

Perubahan tersebut penting karena pekerja teknologi dan tenaga medis tidak mudah digantikan. Mereka membutuhkan pendidikan panjang, pengalaman profesional, serta keterampilan yang relatif langka.

Ketika sebagian dari mereka memilih membangun kehidupan dan karier di luar Israel, negara bukan hanya kehilangan penduduk, tetapi juga kehilangan modal manusia yang dibutuhkan untuk menjaga produktivitas ekonomi.

Perubahan profil emigran juga terlihat jelas dari kelompok usia. Sepanjang satu dekade terakhir, proporsi warga berusia 20–30 tahun yang meninggalkan Israel relatif stabil. Sebaliknya, emigrasi warga berusia 40–50 tahun melonjak sekitar 60 persen.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore