
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat Peluncuran Buku Saku: Digital Well-being Pada Remaja di Jakarta, Senin (8/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesia menargetkan menjadi salah satu negara yang dapat dijadikan acuan dalam penyusunan regulasi pelindungan anak di ruang digital.
Upaya tersebut ditempuh melalui penerapan kebijakan berbasis risiko yang dinilai mampu menjaga keseimbangan antara keamanan anak dan perkembangan inovasi teknologi.
Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menerima kunjungan Vice President Government Affairs and Public Policy Google, Markham Erickson, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat.
Dalam pertemuan itu, pemerintah menekankan pentingnya membangun tata kelola digital yang aman, inklusif, sekaligus relevan untuk menjadi referensi di tingkat internasional.
Baca Juga:Komdigi Temukan 1.674 Hoaks, Publik Diminta Lebih Kritis Menyikapi Informasi di Media Sosial
Meutya mengatakan, Indonesia tidak memilih pendekatan berupa pembatasan menyeluruh terhadap penggunaan teknologi oleh anak.
Sebaliknya, pemerintah menerapkan regulasi berbasis risiko agar pelindungan dapat dilakukan secara proporsional tanpa menghambat inovasi di sektor digital.
"Kami ingin Indonesia menjadi salah satu model bagi negara lain dalam hal regulasi untuk melindungi anak-anak di ruang digital. Pendekatan yang kami pilih bukan larangan menyeluruh, melainkan pendekatan berbasis risiko sehingga ruang digital tetap aman sekaligus mendukung inovasi," ujar Meutya.
Menurut dia, keberhasilan menciptakan ruang digital yang aman tidak cukup hanya mengandalkan regulasi.
Platform digital juga harus berperan aktif dengan menghadirkan teknologi yang mampu meminimalkan risiko bagi anak sejak tahap awal pengembangan produk.
Karena itu, pemerintah mendorong perusahaan teknologi untuk memperkuat berbagai fitur pelindungan sehingga potensi ancaman dapat dicegah sebelum muncul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022