
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan bahwa konsep literasi digital yang selama ini berfokus pada kemampuan dasar menggunakan perangkat dan mengakses internet sudah tidak lagi cukup untuk menghadapi perkembangan teknologi, khususnya di era kecerdasan artifisial (AI).
Karena itu, menurutnya, program literasi digital perlu diarahkan pada peningkatan keterampilan yang lebih aplikatif, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan zaman.
“Program literasi digital sekarang lebih ke upskilling, meningkatkan kecakapan yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan sekarang,” jelasnya dalam di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (26/6).
Nezar menjelaskan, perubahan fokus tersebut sejalan dengan hasil evaluasi yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terhadap pelaksanaan program literasi digital Kementerian Komdigi yang telah berlangsung hampir 10 tahun.
“Kita melakukan program-program literasi digital sudah cukup lama, hampir satu dekade dan evaluasi yang dilakukan oleh Bappenas terhadap program ini juga sudah final. Kita tidak melanjutkan lagi literasi digital seperti yang dulu,” ungkap Wamen Nezar.
Ia menilai masyarakat pada dasarnya telah melewati tahap pembelajaran mengenai penggunaan gawai maupun akses ke ruang digital. Begitu pula dengan materi dasar mengenai keamanan dan etika digital yang kini banyak diintegrasikan oleh berbagai platform melalui kebijakan dan pedoman komunitas.
“Kalau sekarang kayaknya sudah lewat masa itu. Walaupun masih dibutuhkan, tetapi sudah dikerjakan ataupun diadopsi oleh platform-platform lewat community guidelines dan lain-lain,” imbuhnya.
Ke depan, Kementerian Komdigi akan mengarahkan program literasi digital pada penguatan kemampuan masyarakat dalam mengenali, memahami, dan menghadapi penyebaran disinformasi, misinformasi, serta hoaks di ruang digital.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
