
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) mulai menunjukkan hasil. Hingga kini, sebanyak 4,7 juta akun milik anak telah dinonaktifkan oleh berbagai platform digital sebagai bagian dari upaya memenuhi kewajiban perlindungan anak di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan sebagian besar akun tersebut berasal dari TikTok dan YouTube.
"TikTok sudah menurunkan 4,1 juta akun per Juni ini. YouTube telah melaporkan di bulan Mei itu kurang lebih 600 ribu akun. Kita ingin platform lain untuk mengikuti," ujar Meutya di Jakarta Pusat, Kamis (25/6).
Selain penonaktifan akun, sekitar 200 penyelenggara platform digital juga telah menyerahkan dokumen self assessment kepada pemerintah. Laporan tersebut kini sedang dikaji untuk menentukan tingkat risiko masing-masing platform dalam memberikan perlindungan kepada anak.
Baca Juga:KPK Pastikan Penyidikan Kasus Kuota Haji Tak Terganggu, Meski Yaqut Cholil Qoumas Dibantarkan
Menurut Meutya, pemerintah menerapkan pendekatan berbasis risiko agar setiap platform tidak hanya membatasi akses anak, tetapi juga melakukan pembenahan sistem yang lebih ramah terhadap pengguna anak.
"Kita tidak hanya menunda akses anak saja, tapi kita juga ingin ada perubahan perilaku dari platform. Jadi kita membuat aturannya itu berdasarkan risiko atau risk based," kata Meutya.
Ia menjelaskan proses pemeriksaan terhadap dokumen self assessment masih berlangsung. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengumumkan profil risiko setiap platform kepada masyarakat.
"Kita saat ini tengah memeriksa berkas dari seluruh platform yang sudah masuk itu untuk menilai apakah ini resiko tinggi atau tidak," ujarnya.
Lebih lanjut, Meutya menegaskan bahwa efektivitas penerapan PP TUNAS memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Selain pemerintah, dukungan masyarakat, media, orang tua, dan komitmen platform digital dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!
Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022