
Ilustrasi Deepfake AI (Freepik)
JawaPos.com - Kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah membuka banyak peluang baru dalam dunia digital.
Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, muncul pula ancaman yang semakin mengkhawatirkan, salah satunya adalah penyebaran konten deepfake berupa gambar dan video yang menampilkan individu nyata tanpa persetujuan mereka.
Kekhawatiran terhadap penyalahgunaan teknologi AI kini tidak lagi menjadi isu lokal.
Sebanyak 61 otoritas perlindungan data dan privasi dari berbagai negara di empat benua secara bersama-sama menyatakan komitmennya untuk mengambil tindakan terhadap praktik pembuatan dan penyebaran gambar intim hasil AI tanpa persetujuan pemilik identitas.
Langkah kolektif ini menjadi sinyal kuat bahwa regulator dunia mulai memandang deepfake AI sebagai persoalan privasi yang serius.
Selain berpotensi merusak reputasi seseorang, teknologi tersebut juga dinilai dapat mengancam keamanan anak-anak dan kelompok rentan yang semakin sering menjadi sasaran eksploitasi digital.
Simak selengkapnya yang dirangkum dari Techpolicy.press pada Sabtu (30/05).
Pernyataan bersama yang diterbitkan melalui Global Privacy Assembly International Enforcement Cooperation Working Group menegaskan bahwa pembuatan gambar intim tanpa persetujuan menggunakan teknologi AI merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat diabaikan.
Dalam dokumen tersebut, regulator menyoroti semakin mudahnya masyarakat mengakses teknologi pembuat gambar dan video berbasis AI yang telah terintegrasi dengan berbagai platform media sosial.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
